Sejak bangun tidur, Anda mengajak otak untuk bekerja juga beradaptasi dengan aneka perubahan. Tanpa kinerja otak yang optimal, tentu agenda jadi berantakan, susah konsentrasi sampai berpotensi membuat mood turun.
Namun dengan latihan yang tepat di pagi hari, otak dibantu untuk terus lincah dan tajam.

“Latihan di area otak sebelum menjalani kesibukan bisa meningkatkan kelincahan dan fleksibilitas pemikiran dan memungkinkan kita berkomunikasi lebih tenang dan efektif pada rekan-rekan kita,” jelas Jennifer Wolkin, neuropsikolog klinis yang berbasis di New York City, seperti dikutip The Healthy.

Deret aktivitas berikut bisa Anda jadikan latihan otak dan dimasukkan dalam rutinitas pagi. Pilih aktivitas yang dirasa cocok tanpa harus memaksakan melakukan lebih dari satu aktivitas.

Berikut tujuh kebiasaan di pagi hari yang mempertajam kemampuan otak seharian.

1. Membaca
Teknologi masa kini membuat segala sesuatu berjalan cepat. Aktivitas sesederhana membaca akan memberikan kesempatan otak untuk ‘menginjak rem’, melambat dan rileks.

Pun menurut Jason Liauw, dokter bedah saraf di Saddleback Memorial Medical Center, California, membaca akan memperkaya otak dengan informasi baru.

“Membaca buku bagus atau koran pagi bukan hanya cara yang menenangkan untuk memulai hari Anda, tetapi juga dapat membantu Anda mengorientasikan ulang prioritas Anda, membawa Anda sejenak keluar dari kesibukan sehari-hari dari kemarin sebelum hari ini dimulai,” kata Liauw.

2. Bermain kata
Latihan ini akan merangsang kedua sisi otak bekerja sama. Menurut Site Point, telusuri alfabet sambil menyebutkan kata benda dengan awalan masing-masing huruf.

Di sini, otak kiri akan membantu Anda memikirkan kata tersebut. Sedangkan otak kanan akan membayangkan seperti apa kata benda itu misal warna, ukuran maupun bentuknya. Otak akan dilatih untuk fokus dan menghilangkan ‘brain fog’.

Selain kata benda, bisa juga mengambil nama teman kerja, karakter komik atau judul serial televisi.

3. Musik klasik
Anggapannya, musik bertempo cepat dan penuh semangat akan membuat hari lebih ceria. Ini ada benarnya. Namun untuk melatih otak, sebaiknya mulai hari dengan musik klasik.

“Mendengarkan musik klasik sambil berpakaian usai mandi pagi atau olahraga adalah satu dua pukulan sirkuit saraf yang terbukti secara signifikan meningkatkan kefasihan verbal, fungsi kognitif dan fokus dan konsentrasi secara keseluruhan,” jelas Dian Griesel, wirausahawan dan pembicara kesehatan dan bisnis.

4. Sudoku atau teka-teki silang
Permainan seperti sudoku, teka-teki silang maupun kuis matematika sederhana jadi salah satu cara untuk menjernihkan pikiran. Mungkin Anda kesulitan mengisi kotak-kotak kosong di teka-teki silang, tetapi ini tetap menstimulasi pikiran dan meningkatkan fungsi otak. Permainan ini pun akan mengurangi degenerasi fungsi otak seiring pertambahan usia.

5. Menuliskan hal-hal yang disyukuri
Tidur di ruangan yang layak, bangun dengan napas lancar, serta ada banyak hal lain yang patut disyukuri. Saat Anda mengerahkan perhatian pada hal-hal ini, otak akan bekerja lebih baik apalagi jika semua ini Anda tuliskan.

“Studi pencitraan otak menunjukkan bahwa pola pikir negatif mengubah otak secara negatif, tetapi sebaliknya, berlatih bersyukur secara harfiah membantu otak untuk bersyukur,” kata Daniel Amen, ahli otak dan psikiater.

6. Belajar kosakata baru
Tidak harus mengikuti kursus untuk menguasai bahasa asing. Anda bisa mencari sumber-sumber di YouTube maupun situs-situs gratis untuk menambah ilmu. Latih bahasa asing dan otak Anda dengan ‘sarapan’ kosakata baru tiap pagi.

Aktivitas ini juga jadi olahraga buat otak sebab belajar bahasa baru memang kompleks dan menantang. Studi menunjukkan mereka yang mempelajari dan menggunakan bahasa kedua bisa meningkatkan level konsentrasi, juga lebih baik dalam mengambil keputusan.

7. Meditasi
Ambil posisi duduk paling nyaman, pejamkan mata dan fokus pada napas. Meditasi tidak melulu ribet dan perlu waktu lama. Efeknya pun sangat baik buat otak.

Menurut Wolkin, mindfulness akan menarik otak pada realitas yang lambat, mantap dan konsisten. Orang akan mampu menarik mundur pemikiran, jadi lebih sadar, lebih menerima, kurang menghakimi dan kurang reaktif.

Editor : ARON
Sumber : cnnindonesia