Fieldstudy siswa-siswa SMA Ananda ke Taman Rusa Sekupang.

Sebanyak 159 orang siswa-siswa SMA Ananda Batam bersama 10 orang guru pengawas melakukan fieldstudy ke Taman Rusa Sekupang dan Tanjung Pinggir Sekupang, Kamis (28/7/2022).

Siswa-siswi SMA Ananda di Taman Rusa, Sekupang.

Kegiatan ini merupakan tugas project mapel Biologi, Geografy, Sejarah dan Bahasa Infonesia. Kegiatan ini juga berguna untuk menambah pengetahuan siswa SMA Ananda dalam proses belajar dan mengajar (PBM) di sekolah.

“(Kegiatan) untuk menunjang kompetensi siswa SMA Ananda dalam penguasaan Biologi dengan kompetensi dasar yang berkenaan dengan kingdom Animalia, Plantae, dan Ekosistem serta mendukung kegiatan mata pelajaran lainnya seperti Geografi, Sejarah dan Bahasa Indonesia,” kata Hasurungan Tobing, guru mata pelajaran Biologi SMA Ananda, Kamis (28/7/2022).

Pengelola Taman Rusa memberikan arahan kepada siswa-siswi.

Sebagai negara tropis, kata Hasurungan Tobing, Indonesia memiliki hutan tropis (tropical rain forest) yang terluas ketiga setelah negara Brazil dan Zaire. Indonesia termasuk negara tropis yang memiliki beragam ekosistem dan tingkat keanekaragaman (biodiversity) yang tinggi sehingga negara Indonesia disebut sebagai negara Mega Biodiversity (flora dan fauna).

Hutan lembab tropis khususnya hutan alam produksi, sejak tahun 1970-an telah dimanfaatkan dalam skala besar dan secara mekanis sampai pada saat ini sebagai sumber daya pembangunan daerah dan nasional.

Siswa-siswi dan guru fieldstudy di Tanjung Pinggir, Sekupang.

Semua organisme yang hidup di hutan alam harus berinteraksi baik dengan lingkungan. Organisme hidup dalam sebuah sistem yang ditopang dengan berbagai komponen yang saling berhubungan dan berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara komponen biotik dengan komponen abiotik,” ujarnya.

Hasurungan Tobing, guru Biologi SMA Ananda memberikan cinderamata kepada pemgelola Taman Rusa Batam.

Komponen biotik terdiri dari makhluk yang hidup di ekosistem seperti, manusia, fauna dan flora. Sedangkan komponen abiotik meliputi sinar matahari, suhu, air, udara, pH, kelembapan dan tanah dll. Ekosistem dibagi menjadi dua yaitu ekosistem alami dan buatan.

Komponen biotik dan komponen abiotik yang terjadi pada alam seperti pada hutan tropis merupakan ekosistem darat alami. Hal ini dikarenakan tidak ada campur tangan manusia sama sekali. Sedangkan pada komponen biotiknya tidak dapat dikendalikan oleh manusia.

Foto bersama guru, siswa SMA Ananda bersama pengelola Taman Rusa.

Hubungan timbal balik antar komponen biotik dan komponen abiotik yang terjadi di sawah merupakan salah satu bentuk ekosistem buatan. Dimana terdapat campur tangan manusia diantaranya dalam menentukan jenis komponen biotik dan jumlah populasi komponen biotiknya.

“Komponen biotik pada ekosistem darat alami lebih banyak dibandingkan dengan ekosistem darat buatan. Karena pada ekosistem darat alami jumlah populasi dan jenis makhluk hidupnya tidak dapat dikendalikan oleh manusia,” pungkas Hasurungan Tobing.

Editor: ARON