Baking soda kini digunakan untuk mengatasi masalah kulit termasuk jerawat.

Tren perawatan kulit buatan sendiri (DIY) kian ramai berkat media sosial. Baking soda yang tadinya cuma bertengger di dapur, kini digunakan untuk mengatasi masalah kulit termasuk jerawat.

Baking soda (natrium bikarbonat) merupakan komponen kimia dengan sifat basa. Secara teknis, baking soda masuk dalam keluarga garam-garaman. Sifat basa inilah yang dimanfaatkan untuk pembuatan produk DIY seperti scrub wajah, larutan perendam kaki, juga salah satu bahan untuk deodoran natural.

Sedangkan khusus untuk masalah kulit berjerawat, baking soda memiliki manfaat:

 

– Eksfoliasi

Menurut Marnie Nussbaum, ahli dermatologi di New York City, baking soda memiliki tekstur seperti pasir sehingga ada efek eksfoliasi. Proses eksfoliasi sangat penting untuk menjaga pori dari penyumbatan sehingga bebas dari komedo hitam, komedo putih dan jerawat.

– Antiinflamasi

Baking soda memiliki efek meredakan peradangan atau antiinflamasi. Annie Gonzalez, ahli dermatologi di Florida, berkata efek ini membuat baking soda bisa meredakan kemerahan atau jerawat yang meradang.

– Membantu menyeimbangkan pH kulit,

Sebagai awalan skala pH berada di angka 0-14 di mana pH 7 berarti netral. Di bawah 7 berarti asam sedangkan di atas 7 berarti basa. Gonzalez mengatakan kulit secara alami berada di pH 4,5-5,5 di mana kelembapan terjaga sehingga kulit terlindung dari bakteri dan polusi.

“Jika kulit lebih asam dari rata-rata, ini bisa membuat produksi sebum meningkat kemudian menyumbat pori dan mengakibatkan jerawat,” jelas Nussbaum mengutip dari Byrdie.

Baking soda dengan sifat basa akan membantu menyeimbangkan kadar asam pada kulit.

Efek samping penggunaan baking soda

Sekilas baking soda memang memberikan aneka manfaat untuk kulit berjerawat. Namun bukan berarti penggunaan baking soda tanpa efek samping. Nussbaum berkata baking soda sifatnya sangat basa dengan pH sekitar 9. Sifat basa yang tinggi ini bisa dengan mudah mengikis minyak alami kulit sehingga kulit kering, mudah iritasi dan meradang.

pH kulit yang tidak seimbang bisa menimbulkan tanda-tanda penuaan dini seperti kerut dan keriput. Penggunaan yang tidak tepat malah membuat kulit rentan berjerawat dan bisa parah.

Agar aman, gunakan baking soda dengan memperhatikan kondisi kulit. Jika Anda memiliki tipe kulit berminyak, penggunaan baking soda cenderung tidak menimbulkan masalah. Namun jika memiliki kulit kering, sebaiknya bahan ini Anda hindari.

Kemudian, sebaiknya gunakan dalam area yang kecil terlebih dahulu. Nussbaum menyarankan untuk mencampur baking soda dengan air sehingga menjadi pasta. Aplikasikan pasta baking soda pada area kulit yang berjerawat. Setelah 10 menit, bilas kulit. Sebaiknya digunakan beberapa kali dalam seminggu untuk hasil terbaik. Karena kulit bakal lebih sensitif terhadap sinar matahari, Anda wajib menggunakan tabir surya.

 

Editor : Aron

Sumner : cnnindonesia