Tragedi perayaan Halloween di Iteawon Seoul, Korea Selatan tewaskan 149 orang. (AFP/J!ung Yeon-je)

Pesta perayaan Halloween di ItaewonKorea Selatan pada Sabtu (29/10) malam berujung tragedi. Sedikitnya 153 orang tewas akibat tragedi tersebut.

Tragedi terjadi ketika warga yang merayakan pesta tersebut berdesak-desakan. Hal itu bermula ketika warga mulai memadati kawasan Itaewon menggunakan berbagai kostum horor.

Saat itu, mereka sangat antusias karena ini merupakan Halloween perdana setelah terhalang pandemi covid-19 selama tiga tahun.

Kian malam, para warga kian membeludak. Hingga akhirnya sekitar pukul 22.20 waktu setempat, kondisi semakin parah di salah satu jalan sempit yang menanjak.

Saat itu, sejumlah orang yang sudah berada di bagian atas jalan ternyata terjatuh, menimpa massa di bawahnya. Di tengah kepanikan, para pengunjung saling injak.

Karena kondisi sangat penuh, petugas sampai-sampai harus bersusah payah menarik beberapa orang keluar dari kerumunan.

Namun, puluhan orang sudah terkapar di jalanan dan mengalami henti jantung. Beberapa pengunjung dan petugas langsung melakukan pertolongan pertama, melakukan teknik CPR di tengah hiruk pikuk massa.

Sebagaimana dilansir Reuters, pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Korsel, Choi Seong Beom, mengatakan bahwa tim juga mengerahkan 140 ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit.

Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol, juga langsung memerintahkan tim medis gawat darurat untuk segera meluncur ke lokasi kejadian.

Ia juga menegaskan bahwa semua tempat tidur di rumah sakit harus disiapkan untuk korban insiden ini. Menurutnya, persiapan tempat tidur di rumah sakit itu penting untuk meminimalkan potensi kematian.

Sementara itu, Wali Kota Seoul, Oh Se Hoon, langsung pulang dari kunjungannya ke Eropa tak lama setelah mendengar kabar mengenai insiden ini.

Editor: HER

Sumber: cnnindonesia