Ilustrasi. F.Ist

Tubuh ideal adalah idaman banyak orang. Namun, definisi tubuh ideal atau body goals disalahartikan menjadi tubuh kurus. Padahal, terlalu kurus juga berbahaya bagi tubuh. Jika Anda sedang berada di fase ini, berikut jenis makanan penambah berat badan yang bisa dicoba.

Tubuh yang terlalu kurus bisa disebabkan oleh banyak faktor. Kelainan cara makan atau pola diet juga bisa membuat tubuh terlalu kurus. Alih-alih sehat dan mendapatkan body goals, Anda malah menjadi tampak kekurangan gizi. Jadi, segera penuhi asupan nutrisi agar tubuh Anda sehat dan tak terlalu kurus.

Apa Definisi Kurus? Apakah Tubuh Saya Terlalu Kurus?

Kurus adalah kondisi kurangnya berat badan bila dibandingkan dengan tinggi badannya. Anda bisa disebut kurus jika berat badan tidak proporsional dengan tinggi badan. Namun, menentukan kurus atau tidaknya seseorang tidak bisa sembarangan.

Tak hanya kurus, orang yang dikatakan gemuk juga ada dasarnya. Ada aturan khusus yang mengatur apakah tubuh Anda termasuk kategori kurus, gemuk, atau sudah cukup ideal. Kalkulator Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) biasa dipakai untuk menentukan kategori tubuh Anda.

Cara Menentukan Tubuh yang Terlalu Kurus

Sebelumnya sudah disinggung bahwa menentukan kurus tidaknya seseorang biasanya menggunakan kalkulator Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT). Berikut kategori BMI yang perlu Anda pahami.

  • Nilai indeks massa tubuh kurang dari 19 tergolong ke dalam kelompok kurus.
  • Nilai 19-24,9 masuk ke dalam kelompok ideal.
  • Nilai antara 25-29,9 masuk kelompok kelebihan berat badan (gemuk).
  • Jika mencapai nilai 30 atau lebih maka Anda masuk ke dalam kelompok obesitas.

Sebagai contoh, Anda memiliki tinggi badan 177 cm (1,77 m) dan berat 65 kg. Apakah itu termasuk kurus? Begini cara menghitungnya.

  • Kalikan atau kuadratkan tinggi badan Anda, misal 1,77×1,77= 3,1329
  • Bagi berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan Anda, misal 65:3,1329= 20,7
  • Hasil tersebut tinggal Anda cocokkan dengan kategori BMI atau IMT yang ada. Jika dalam kategori BMI, nilai 19-24,9 masih masuk ke dalam kategori ideal.

Jenis Makanan Penambah Berat Badan

Jika ternyata saat melakukan perhitungan hasilnya menunjukkan bahwa Anda masuk dalam kategori kurus, sebaiknya segera penuhi nutrisi tubuh dengan mengonsumsi makanan penambah berat badan. Berikut makanan penambah berat badan yang bisa Anda coba:

Makanan Penambah Berat Badan Secara Umum

Makanan penambah berat badan yang umum bisa Anda temukan pada daging dan ikan. Konsumsi produk susu juga penting untuk menambah berat badan anak. Berikut jenis makanan penambah berat badan secara umum yang bisa Anda coba:

  • Sayuran berwarna hijau gelap, seperti bayam, kale, dan arugula
  • Protein hewan, seperti daging sapi, paha ayam, dada ayam, kalkun, ikan salmon, udang, dan jenis ikan lain
  • Buah dan sayuran, seperti kembang kol, wortel, mentimun, tomat, pisang, apel, alpukat, dan beri
  • Kacang-kacangan, seperti kedelai, tahu, buncis, kacang hitam, lentil, kacang almond, kacang mete, biji rami, selai kacang, dan mentega Makanan kaya karbohidrat, seperti nasi putih dan nasi merah
  • Minuman dan makanan dari susu, seperti keju, yogurt, dan susu
  • Minyak dan lemak sehat, seperti mentega, margarin, dan minyak zaitun
  • Telur ayam

Makanan Penambah Berat Badan untuk Bayi

Umumnya, bayi yang sehat mengalami kenaikan berat badan dan pertumbuhan. Namun, ada risiko bayi mengalami gangguan berat badan ketika di bawah umur 6 bulan. Sebagai orang tua, pasti ingin berat badan sang anak terjaga dengan baik.

Asupan ASI atau susu formula bisa dikonsumsi bayi selama 2-3 jam. Setelah itu, Anda bisa berikan 8-12 makan setiap hari selama 4 bulan pertama. Berikut makanan penambah berat badan bayi untuk usia di atas 6 bulan:

Telur

Telur mengandung protein dan lemak serta mengenyangkan setelah dimakan. Telur juga baik dikonsumsi untuk bayi berusia 6 bulan keatas. Anda bisa menyajikan telur dengan nasi untuk makanan penambah berat badan bayi.

Alpukat

Kandungan lemak sehat pada alpukat cocok untuk menambah berat badan bayi. Cara membuat alpukat untuk bayi adalah dengan menghaluskan daging buah dan menambahkan sereal berat atau buah lain. Namun, hindari beberapa makanan lain yang bisa memicu alergi pada bayi.

Selai Kacang

Selai kacang punya kandungan protein dan lemak yang cocok sebagai makanan penambah berat badan bayi. Namun, beberapa bayi bisa terkena alergi setelah mengonsumsi kacang. Anda bisa membuat selai kacang alami agar menghindari alergi pada bayi. Selain itu, selai kacang juga bisa dibuat menggunakan campuran air hangat, saus apel, dan susu formula.

Oatmeal

Sereal atau oatmeal baik dikonsumsi bayi karena mengandung serat seperti beta glukan yang membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus dan pencernaan. Sereal bisa dicampurkan dengan susu, buah, dan kayu manis untuk menambah rasa pada makanan.

Makanan Penambah Berat Badan Anak

Biasanya saat anak mengalami pertumbuhan menuju remaja, terjadi obesitas atau kegemukan. Ini karena anak cenderung makan makanan yang tak sehat. Padahal anak-anak membutuhkan asupan nutrisi dan kalori untuk menjaga berat badan. Berikut makanan penambah berat badan untuk anak:

1. Karbohidrat

  • Kentang
  • Ubi jalar
  • Jagung
  • Sereal
  • Roti gandum
  • Granola

2. Protein

  • Daging merah seperti daging giling, daging domba, kambing, sapi
  • Daging ayam dan kalkun terutama kulitnya
  • Olahan daging seperti sosis, ham, dan iga
  • Ikan seperti sarden, tuna, salmon
  • Telur
  • Selai
  • Kacang dan biji-bijian seperti kacang mete, kenari, almond, dan biji rami
  • Mentega
  • Produk kedelai seperti susu kedelai, tahu, dan tempe
  • Olahan susu seperti yogurt, keju, susu, krim asam, krim keju

3. Buah dan Sayur

  • Kelapa
  • Alpukat
  • Kismis
  • Aprikot
  • Pisang
  • Labu

4. Minuman

  • Coklat Susu
  • Minuman protein seperti bubuk protein dan selai kacang
  • Smoothie yang terbuat dari yogurt, selai kacang, dan santan

Makanan Penambah Berat Badan Dewasa

Bagi Anda orang dewasa, konsumsi makanan yang mengandung 2.500 kalori setiap hari bisa menambah berat badan. Namun, setiap orang membutuhkan kalori yang berbeda. Berikut makanan penambah berat badan dewasa:

1. Cokelat Hitam

Cokelat hitam mengandung 70% kakao dan kandungan gula lebih sedikit. Biasa disebut dark chocolate, makanan ini mengandung lemak dan tinggi kalori untuk menambah berat badan. Selain itu, jenis cokelat ini baik untuk mengurangi risiko serangan jantung, mencegah stress, dan diabetes.

2. Yogurt

Jenis yogurt yang mengandung tinggi terdapat pada smoothies, yogurt dan buah, serta puding cokelat dan selai kacang. Anda bisa menambahkan yogurt dengan granola atau buah-buahan untuk makanan ringan sehat.

3. Lemak dan Minyak Sehat

Minyak sehat, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak alpukat mengandung lemak sehat. Anda bisa menggoreng makanan berlemak menggunakan minyak jenis ini karena lemak sehat mengandung kalori tinggi untuk menambah berat badan.

Faktor Penyebab Badan Terlalu Kurus

Ada beberapa faktor penyebab badan kurus atau bahkan terlalu kurus. Tak semua karena kelainan cara makan atau salah pola diet, tapi juga ada faktor lain yang bisa membuat badan Anda terlalu kurus. Berikut faktor penyebab badan terlalu kurus:

1. Keturunan

Jika Anda sudah mencoba berbagai cara untuk menambah berat badan tapi tak kunjung berhasil, bisa jadi ini terjadi karena keturunan atau faktor genetik. Selain itu, sebagian orang memang terlahir dengan tingkat metabolisme lebih tinggi dan memiliki nafsu makan yang tidak besar. Ini juga bisa membuat Anda memiliki tubuh terlalu kurus.

2. Aktivitas Fisik yang Tinggi

Sering berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat juga dapat memengaruhi berat badan. Tubuh bakal membakar lebih banyak kalori untuk menghasilkan tenaga saat Anda melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang tinggi.

3. Pola Diet

Seperti sudah disinggung sebelumnya, pola diet yang salah juga bisa menjadi salah satu faktor tubuh Anda terlalu kurus. Diet ekstrim bisa menjadi penyebab badan kurus karena kurangnya asupan nutrisi untuk tubuh.

4. Kondisi Medis

Selain dua faktor di atas, beberapa kondisi medis, seperti hipertiroidisme, gangguan pencernaan, HIV/AIDS, diabetes, hingga kanker juga bisa mengakibatkan penurunan berat badan dan menyebabkan badan terlalu kurus.

Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan, baik yang dibeli bebas atau berdasarkan resep dokter juga memiliki efek samping. Biasanya, Anda akan merasa mual dan nafsu makan berkurang. Salah satu jenis pengobatan yang sering menyebabkan badan kurus adalah kemoterapi untuk kanker.

1. Kesehatan Mental

Masalah psikologis atau kesehatan mental juga bisa menjadi faktor penyebab badan terlalu kurus. Masalah kejiwaan, seperti stres berat, depresi, serta gangguan makan bisa memengaruhi kebiasaan hingga nafsu makan Anda. Ini jelas berdampak pada penurunan berat badan.

Risiko dan Dampak Buruk Badan Terlalu Kurus

Memiliki badan terlalu kurus tidak baik untuk kesehatan. Badan terlalu kurus berarti Anda kekurangan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ada risiko dan dampak buruk yang akan dialami mereka yang memiliki badan terlalu kurus. Berikut beberapa risiko atau dampak buruk badan terlalu kurus:

1. Rentan Sakit

Sistem kekebalan tubuh yang melemah termasuk masalah yang dialami orang dengan badan terlalu kurus. Asupan kalori, protein, dan antioksidan yang kurang membuat sistem imun melemah.

Zat gizi protein berfungsi membuat hormon, enzim, dan membuat jaringan baru yang terserang infeksi. Sementara, antioksidan berguna untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Saat asupan keduanya kurang, tubuh Anda menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

2. Osteoporosis

Orang dengan badan terlalu kurus memiliki risiko penurunan kepadatan tulang yang lebih parah dibandingkan orang dengan berat badan normal. Berkurangnya kepadatan tulang tentunya membuat Anda rentan mengalami osteoporosis.

3. Tidak Subur

Orang yang badannya terlalu kurus punya risiko lebih tinggi mengalami amenore atau gangguan siklus menstruasi. Jika ini terjadi, Anda mungkin akan berhenti menstruasi.

Siklus menstruasi yang tidak teratur dalam jangka waktu panjang bisa mengganggu produksi sel telur dalam tubuh wanita. Jika tubuh tidak menghasilkan sel telur, Anda akan menjadi tidak subur dan kesulitan mengusahakan kehamilan.

Itulah jenis makanan yang bisa Anda coba untuk menambah berat badan. Jika Anda memang masuk dalam kategori kurus atau terlalu kurus, segera penuhi asupan nutrisi dengan mengonsumsi makanan penambah berat badan yang telah dianjurkan.

Editor: ARON
Sumber: cnbcindonesia