Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono gelar kasus penikaman WNA asal China terhadap rekan kerjanya.

WA (39) Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China kini harus meringkuk di balik jeruji besi Polres Bintan, Kepulauan Riau akibat tindakan penikaman terhadap rekan kerjanya berinisial ZH (26).

Ironisnya, peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia, hanya dikarenakan pelaku ingin menemui ayah korban.

“Pelaku ini ingin menemui ayah korban yang merupakan Manager HRD PT SD, tempat keduanya bekerja,” terang Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, Jumat (3/5/2022).

Niat awal pelaku ingin menemui ayah korban dijelaskan ingin membahas mengenai kontrak kerja pelaku yang telah habis.

Namun dalam perjalanannya, pelaku dan korban sempat bertemu hingga terjadi adu mulut antar keduanya.

“Dari adu mulut, keduanya melanjutkan dengan perkelahian,” lanjutnya.

Pelaku yang tidak terima, akhirnya mengeluarkan sebilah pisau yang telah di bawanya sebelum bertemu ayah korban.

Pelaku kemudian menusukkan senjata tajam yang dibawa ke tubuh korban.

“Dalam perkelahian itu tersangka juga mengalami luka-luka sehingga keduanya dibawa ke rumah sakit,” paparnya.

Namun nyawa korban tak tertolong akibat kehabisan darah, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Sedangkan pelaku mendapat perawatan medis akibat lukanya, hingga akhirnya ditahan pihak Kepolisian.

Pelaku ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 340, 338, dan 351 ayat 3, dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup atau maksimal 20 tahun.

Editor: WIL