Ilustrasi (dok. AP Photo)

Amerika Serikat (AS) terus melaporkan lonjakan drastis kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya, saat varian baru Omicron dilaporkan semakin menyebar. Lebih dari 512.000 kasus Corona tercatat di wilayah AS dalam sehari, yang kembali memecahkan rekor tertinggi.

Seperti dilansir media AS, Fox News, Kamis (30/12/2021), data terbaru Johns Hopkins University (JHU) yang menjadi acuan global menunjukkan 512.553 kasus Corona terdeteksi dalam sehari di AS, atau pada Selasa (29/12) waktu setempat.

Angka itu tercatat lebih tinggi dibandingkan data sehari sebelumnya, ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau CDC melaporkan 441.278 kasus Corona dalam sehari atau sepanjang Senin (27/12) waktu setempat.

Sementara untuk angka rata-rata kasus harian Corona selama tujuh hari di AS dilaporkan naik mencapai lebih dari 280.000 kasus pada pekan ini.

Dalam wawancara pada Rabu (29/12) waktu setempat, Direktur CDC, Dr Rochelle Walensky, menyatakan pihaknya memperkirakan jumlah kasus akan terus meningkat, karena varian Omicron dan varian Delta masih terus menyebar luas di berbagai wilayah AS.

“Jumlah kasus meroket, seperti yang Anda catat. Kami mengantisipasi jumlahnya bahkan bisa lebih tinggi lagi,” ucap Walensky kepada program ‘Today’ pada televisi NBC.

Varian Omicron yang sangat bermutasi, menurut permodelan pemerintah AS seperti dilansir AFP, kini menyumbang sekitar 59 persen dari total kasus nasional AS dalam sepekan hingga 25 Desember lalu.

Varian Omicron kini ditetapkan sebagai varian Corona yang paling mudah menular di AS. Varian ini kerap kali mampu menembus imunitas yang diberikan oleh vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Omicron juga dilaporkan mulai membebani sistem rumah sakit di berbagai wilayah AS, dengan para tenaga kesehatan meninggalkan pekerjaannya karena kelelahan. Sistem rumah sakit di AS beralih ke sistem ‘perawat perjalanan’ dengan kontrak jangka pendek demi mengatasi kekurangan tenaga kesehatan.

Meski trennya mengkhawatirkan, Walensky menegaskan kepada wartawan setempat bahwa angka rawat inap di rumah sakit dan angka kematian ‘tetap relatif rendah untuk saat ini’. Secara nasional, sekitar 9.000 pasien Corona masuk rumah sakit setiap harinya.

Sementara itu, sejak awal pandemi, AS telah mencatat nyaris 53,2 juta kasus Corona, dengan lebih dari 821.000 kematian.

Editor: ARON
Sumber: detiknews