Studi terbaru mengungkapkan alasan yang paling sering membuat hubungan putus bagi perempuan dan laki-laki. (Foto: iStock/PeopleImages)

Ada banyak alasan yang diungkapkan untuk mengakhiri sebuah hubungan. Mulai dari sudah tidak suka lagi, sudah bosan, hingga datangnya orang ketiga.
Studi terbaru mencari tahu alasan yang paling sering membuat hubungan putus. Studi dari IllicitEncounters ini menganalisis jawaban dari 2.000 orang yang terbagi perempuan dan laki-laki.

Terdapat sejumlah perbedaan yang membuat hubungan hancur bagi perempuan dan laki-laki.

Bagi perempuan alasan yang membuat hubungan putus paling banyak adalah karena laki-laki lebih memilih menonton olahraga daripada menghabiskan waktu bersama. Selain itu, bermain game juga jadi alasan membuat hubungan kandas.

Berikut alasan yang paling sering buat hubungan putus bagi perempuan:

1. Dia lebih sukansuka sepak bola/menonton olahraga daripada saya
2. Dia tidak bisa membuat orgasme/kekasih yang egois
3. Terobsesi dengan komputer/video game
4. Dia malas dan tidak pernah membantu
5. Dia selalu ke pub bersama teman-temannya
6. Saya tidak percaya padanya
7. Saya mulai menginginkan pria lain
8. Berat badannya bertambah
9. Tidak pernah berbagi dan menonton TV sendiri
10. Dia terlalu kurus.

Berbeda dengan perempuan, alasan yang membuat hubungan tak bisa dilanjutkan bagi pria adalah karena pasangan mengalami kenaikan berat badan. Selain itu, perempuan yang selalu mengeluh juga menjadi alasan laki-laki memutuskan hubungan.

Berikut alasan yang paling sering buat hubungan putus bagi laki-laki:

1. Saya berhenti menyukainya/dia mengalami kenaikan berat badan
2. Dia tidak pernah menginisiasi seks
3. Dia selalu mengeluh
4. Teman-temannya toksik
5. Aku menyukai perempuan lain
6. Kami tidak pernah bersenang-senang
7. Tidak memiliki gairah
8. Saya terlalu sibuk dengan pekerjaan
9. Saya bosan dan butuh awal yang baru
10. Saya lebih bersenang-senang dengan teman-teman.

Itulah sejumlah alasan yang sering membuat hubungan putus.

Editor : ARON
Sumber : cnnindonesia