Minuman beralkohol dapat menjadi pelengkap dalam agenda ranjang Anda bersama pasangan. Minuman apa yang layak dicoba? (Little Visual)

Seks dan alkohol kadang bukan pasangan serasi. Gara-gara minuman beralkohol, kadang seks dilakukan tanpa consent (kesepakatan).

Seks di bawah pengaruh alkohol kadang terjadi begitu saja, tanpa kesan berarti. Namun, bukan berarti minuman alkohol ‘haram’ diikutsertakan dalam agenda ranjang Anda.

Satu hal yang paling penting, jaga agar minuman tidak sampai memabukkan. Minuman ini bisa diletakkan jelang hubungan seks misal saat makan malam romantis, kemudian bisa juga sebagai pelengkap foreplay. Pun tak jadi soal menyesap minuman di sela hubungan seks.

Lalu minuman apa saja yang layak dicoba?

1. Red wine

Makan malam dengan menu utama daging kemudian diakhiri dengan segelas anggur merah alias red wine. Red wine memberikan dampak peningkatan gairah baik pada perempuan maupun laki-laki.

Sebagaimana dilansir Metro, sejumlah peneliti Italia melihat hubungan seks dan red wine pada 2009 silam. Riset menemukan red wine menstimulasi area atau titik-titik sensitif tubuh.

Konsumsi dua gelas red wine akan meningkatkan dorongan seksual pada perempuan dan pada laki-laki akan meningkatkan testosteron di darah.

Buat perempuan, red wine dengan aroma musky, earthy, woody (kayu-kayuan), licorice dan aroma ceri mampu membangkitkan gairah. Sedangkan laki-laki lebih pas dengan red wine bernuansa lavender, karamel, butter, jeruk, rempah dan vanila.

2. Bir

Dibanding red wine, bir mungkin tidak ada apa-apanya dilihat dari kadar alkoholnya. Namun ini bisa Anda jadikan alternatif minuman alkohol yang murah dan tetap bisa memberikan warna di ranjang.

Menurut John Jaquish, ilmuwan sekaligus pendiri Jaquish Biomedical, menyebut bir mampu menghidrasi berkat kandungan karbohidratnya. Orang mampu menahan 3-4 gram air per gram karbohidrat.

“Ini bisa bertindak sebagai vasodilator ringan yang mana berarti lebih banyak darah terdorong ke seluruh tubuh. Dan saat seseorang terangsang secara seksual, Anda semua tahu ke mana darah itu pergi. Anggaplah itu adalah Viagra ringan,” jelas Jaquish, seperti dikutip Ask Men.

Sayangnya efek vasodilasi dan hidrasi sel bisa menjadi pedang bermata dua. Viagra hanya ‘membuka’ aliran darah, sedangkan bir ada kandungan karbohidrat. Makin banyak cairan tertahan di tubuh, makin seseorang terlihat gemuk.

Minuman beralkohol dapat menjadi pelengkap dalam agenda ranjang Anda bersama pasangan. (Little Visual)

3. Sampanye

Champagne atau sampanye merupakan minuman anggur putih yang dihasilkan di kawasan Champagne, Prancis. Sampanye, seperti minuman alkohol lain, mampu merilekskan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Buat laki-laki, sampanye akan membantu ereksi.

“Apapun yang bertindak sebagai stimulan mungkin bisa [meningkatkan gairah seks]. Alkohol pada dasarnya bisa, mengurangi hambatan dan meningkatkan gairah seks,” kata Carolina Brooks, salah satu ahli di Nutritionist Resource, seperti dikutip The Sun Online.

Dia mengingatkan agar konsumsi sampanye secara moderat dan bertanggung jawab. Untuk memperoleh manfaat sampanye, batasi konsumsi cukup tiga gelas per minggu.

4. Brandy Alexander

Seperti namanya, Brandy Alexander menggunakan brendi (brandy) sebagai bahan utama. Minuman satu ini termasuk dessert cocktail dengan tambahan cognac, creme de cacao, dan krim.

Rasanya lembut dan creamy sehingga mampu menciptakan suasana romantis. Mungkin waktu akan berjalan lebih lambat dari biasanya bersama minuman ini.

5. Tequila

Selain Brandy Alexander, Anda bisa memilih cocktail dengan racikan tequila. Tequila dibuat dari tumbuhan agave yang disuling.

Minuman beralkohol dari Meksiko ini kaya akan fruktan yang bertindak sebagai probiotik dan prebiotik sehingga memberi makan bakteri usus.

Tak hanya bermanfaat untuk kekebalan tubuh, studi menunjukkan probiotik dapat meningkatkan dorongan seksual.

Editor: ARON

Sumber: cnnindonesia