Lexus UX 300e. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Mobil listrik Lexus UX 300e resmi jalani debutnya di Indonesia pada Rabu (25/10). Hadirnya SUV listrik premium ini semakin menambah pilihan mobil listrik di Indonesia.
Mobil ini dipersenjatai dengan motor listrik dan baterai berkapasitas 54,3 kWh. Tenaga yang dihasilkannya mencapai 201 daya kuda dan torsi puncak 300 Nm. Tenaga dan torsi itu selanjutnya disalurkan ke dua roda depan.
Seperti mobil listrik pada umumnya, Lexus UX 300e ini juga menggunakan transmisi single speed atau satu percepatan. Itu artinya, tak ada perpindahan gigi di mobil ini seperti mobil bensin.
Meskipun hanya memiliki 1 percepatan, rupanya mobil ini juga dilengkapi dengan fitur engine brake. Fitur engine brake yang ada di Lexus UX 300e ini sebenarnya bisa dibilang juga sebagai fitur regenerative braking.
“Untuk fitur engine brake dengan paddle shift tetap kami hadirkan di Lexus UX 300e ini, jadi tidak ada perbedaan seperti yang meluncur di global,” ujar Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
Mobil Listrik Lexus UX 300e Punya Fitur Atur `Engine Brake` dari Paddle Shift (1)
Paddle Shift Lexus UX 300e. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Fitur ini memiliki fungsi untuk memperlambat laju mobil, serta meningkatkan efektivitas regenerative braking yang berguna menghemat konsumsi baterai mobil listrik.
Mudahnya, semakin sering mobil melakukan regenerative braking, maka asupan daya baterai yang dihasilkan dari energi kinetik akibat deselerasi pun jadi semakin meningkat.
Lalu bagaimana cara penggunaannya?
Mengaktifkan fitur engine brake ini sebenarnya tidaklah sulit. Pertama Anda hanya perlu menggeser tuas transmisi ke posisi D lalu ke posisi B.
Mobil Listrik Lexus UX 300e Punya Fitur Atur `Engine Brake` dari Paddle Shift (2)
Transmisi Lexus UX 300e. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Setelah itu, Anda tinggal mengatur berapa tingkat pengereman yang diinginkan dari engine brake tersebut. Ada 4 tingkat engine brake yang tersedia di mobil ini.
Semakin tinggi tingkat engine brake itu, maka tingkat pengereman serta daya energi kinetik yang dihasilkan untuk regenerative braking pun semakin besar.
Untuk mengatur tingkatan engine brake atau regenerative braking ini, dapat diatur melalui paddle shift yang ada di balik setir. Semakin Anda menekan tombol minus, maka tingkat engine brake pun akan bertambah dan laju mobil melambat. Sebaliknya, apabila Anda menekan tombol plus, maka tingkat engine brake pun akan semakin berkurang.
Mobil Listrik Lexus UX 300e Punya Fitur Atur `Engine Brake` dari Paddle Shift (3)
Paddle Shift Lexus UX 300e. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Penggunaan fitur engine brake atau regenerative braking ini sendiri idealnya digunakan pada saat stop and go di kemacetan Ibukota atau saat melalui jalan yang menurun.
Editor : Aron
Sumber : kumparan