Ilustrasi ikan molly. Selain kemudahan perawatannya, memilih jenis ikan hias air tawar yang mudah beranak juga tak kalah penting agar mendapat keuntungan maksimal. (Foto: iStockphoto/pookpiik)

Dalam beberapa bulan terakhir, terlebih di masa pandemi Covid-19, bisnis ikan hias air tawar kembali diminati berbagai kalangan. Mulai dari pebisnis rumahan hingga skala besar.

Pebisnis ikan hias perlu mempertimbangkan beberapa hal agar keuntungannya maksimal. Selain kemudahan perawatannya, memilih jenis ikan hias air tawar yang mudah beranak tak kalah penting agar lekas balik modal.

Menurut hasil riset, bayi-bayi ikan yang terlahir tidak melalui fase penetasan dikenal lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru terutama dalam hal berlindung dan mencari makan.

Inilah alasannya, mereka kerap dipilih oleh para peternak ikan hias terutama bagi kalangan pemula.

Selain gampang dirawat, ikan jenis ini juga umumnya lebih mudah berkembang biak.

Hal ini disebabkan karakter mereka yang mudah kawin dan tidak pilih-pilih pasangan, sehingga mereka lebih cepat panen dibandingkan jenis ikan yang berkembang biak dengan bertelur.

Untuk itu, membudidayakan ikan hias yang dapat langsung melahirkan anak-anak ikan lebih menguntungkan dibandingkan memelihara ikan hias dari spesies bertelur.

Berikut beberapa jenis ikan hias air tawar yang mudah beranak menurut laman Build Your Aquarium.

1. Ikan Guppy

ikan guppyFoto: istockphoto/kerkla
Ikan guppy adalah ikan hias air tawar yang mudah beranak dan mudah perawatannya.

Jenis ikan hias yang satu ini kerap dipilih karena dikenal sangat mudah berkembang biak. Ikan guppy bahkan sering dipilih oleh peternak pemula karena tergolong ikan hias yang kuat hidup.

Cara membedakan ikan Guppy jantan dan betina ternyata cukup mudah. Ikan Guppy memiliki warna yang lebih terang dengan beberapa pola atau garis melintang di badan.

Sementara untuk jenis betina, didominasi warna-warna yang tidak terlalu mencolok seperti warna abu-abu dan tidak memiliki tanda di tubuh mereka.

Ikan guppy dapat berkembang biak tanpa membutuhkan banyak campur tangan manusia. Anda cukup menempatkan sekelompok ikan guppy di dalam akuarium. Lalu pisahkan ikan setelah masa kawin selesai.

Selain itu, ikan guppy dapat menghasilkan keturunan tanpa berkali-kali melakukan perkawinan. Hal ini disebabkan karakter ikan guppy betina yang dapat menyimpan sperma hingga berbulan-bulan setelah kawin dengan jantan.

Nantinya, cadangan sperma tersebut berfungsi untuk membuahi beberapa telur yang telah matang. Agar menghasilkan keturunan yang beragam, pisahkan ikan guppy dari jenis unggulan dengan genetik tertentu di wadah terpisah.

Berdasarkan penelitian, satu indukan Ikan guppy dapat melahirkan sebanyak 20-50 ekor anakan. Saat mereka tumbuh, ikan guppy akan membutuhkan tempat untuk bersembunyi guna mempertahankan diri agar tidak dimangsa ikan berukuran besar.

Untuk itu, jika memungkinkan segera tempatkan guppy ke wadah yang terpisah agar mereka dapat tumbuh lebih optimal.

 

2. Ikan Platy

Selain dikenal kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi air, Ikan bertubuh kecil dengan warna yang mencolok ini sering dipilih oleh peternak ikan hias air tawar karena karakter mereka yang mudah berkembang biak.

Dari hasil penelitian, ikan bernama latin Xiphophorus Maculates ini dapat melahirkan sekitar 8-12 ekor sekaligus. Umumnya, ikan platy melahirkan bayi-bayinya di malam hari.

Meskipun relatif mudah berkembang biak, ikan platy dewasa berpotensi memangsa anaknya sendiri. Untuk menghindari hal ini, segera pindahkan bayi-bayi ikan platy ke tangki terpisah agar pertumbuhan mereka lebih maksimal.

Apabila tidak memungkinkan, pastikan akuarium Anda memiliki banyak tempat persembunyian, seperti terumbu karang buatan dan hiasan lainnya agar bayi-bayi ikan dapat bersembunyi dari serangan ikan bertubuh besar.

Dalam membudidayakan ikan platy pastikan jumlah ikan betina lebih banyak dibandingkan ikan jantan atau menggunakan rasio betina dan jantan 2:1. Sehingga jumlah anakan yang dihasilkan menjadi lebih banyak.

Cara untuk mengetahui ikan platy hamil, dapat dilihat dengan memperhatikan bagian perut ikan.

Apabila bagian tersebut terlihat membesar dan terdapat bintik-bintik gelap di dekat sirip belakang maka ikan dalam keadaan mengandung. Bintik tersebut akan membesar ketika mendekati waktu melahirkan.

3. Ikan Molly

Selain dikenal sebagai ikan hias air tawar dengan warna-warna menarik, ikan bernama latin Poecilia Sp ini ini juga termasuk dalam golongan ikan yang mudah berkembang biak.

Perawatan ikan ini juga lebih sederhana dibandingkan dengan ikan platy dan guppy.

Menurut para ahli, ikan Molly dikenal sebagai ikan ternak yang produktif. Untuk itu, agar proses pembiakan berjalan lancar pastikan jumlah ikan molly jantan lebih banyak dibanding ikan betina.

Setelah melalui proses pemijahan, setiap ekor ikan molly betina mampu melahirkan anak ikan mencapai 25 sampai 30 ekor.

Setelah beberapa hari, bayi-bayi ikan molly dapat hidup secara mandiri bersama ikan-ikan lain.

Untuk itu pastikan Anda menyediakan makanan dalam jumlah yang cukup dan siapkan beberapa tempat persembunyian di dalam akuarium yang berguna untuk membantu mereka menghindari bahaya dari ikan berukuran besar lainnya.

4. Ikan Anableps

Side view of Four-eyed fish surfacing, isolated on whiteFoto: iStockphoto/GlobalP
Ikan anableps atau ikan bermata empat adalah ikan hias air tawar yang mudah beranak yang bisa menghasilkan 15 ekor bayi dalam 8 minggu kehamilan.

Bagi peternak ikan air tawar, jenis yang satu ini sering dipilih karena mudah beranak. Ikan ini juga dikenal dengan sebutan Ikan Bermata Empat. Mereka banyak ditemui di wilayah Amerika Tengah dan Meksiko.

Selain memiliki bentuk yang unik, ikan ini berukuran cukup besar yakni mencapai 12 cm. Maka dari itu, pastikan Anda memeliharanya dalam akuarium berukuran besar sedikitnya berkapasitas 30 galon air.

Meskipun tidak pilih-pilih saat memasuki masa kawin, namun Anda perlu memperhatikan posisi alat kelamin pada ikan sebelum dilakukan pemijahan.

Berdasarkan penelitian, alat kelamin ikan jantan dan lubang kelamin ikan betina terletak di sisi kanan atau kiri. Agar terjadi pembuahan saat kawin, mereka harus berpasangan dengan lawan jenis yang memiliki alat kelamin di sisi yang kompatibel.

Misalnya, pejantan dengan alat kelamin di sisi kiri hanya dapat kawin dengan betina dengan kelamin di sisi kanan, dan sebaliknya. Sehingga pastikan Anda memiliki pilihan yang tepat untuk menambah populasi ikan.

Perlu diingat ikan Anableps jantan dapat menjadi agresif satu sama lain jika mereka merasa terancam atau bersaing. Pastikan akuarium Anda luas dan memiliki lebih banyak ikan betina dalam satu komunitas.

Sementara itu, saat ikan betina siap melahirkan, mereka akan bertindak agresif dan mencari tempat persembunyian.

Setelah melalui masa kehamilan sekitar delapan minggu tergantung pada suhu air, setiap indukan dapat menghasilkan 10 hingga 15 ekor bayi ikan yang kuat dan siap untuk mencari makan sendiri.

Itulah beberapa jenis ikan hias air tawar yang mudah beranak sebagai tambahan referensi bagi Anda yang sedang memulai bisnis biota akuatik.

 

 

Editor : Parna

Sumber : cnnindonesia