Bayern Muenchen berhasil melenggang ke final Liga Champions 2019/2020. Dalam partai semifinal yang baru saja selesai digelar, Kamis (20/8) dini hari, Muenchen menaklukkan Olympique Lyonnais (Lyon) dengan skor 0-3.
Tiga gol Muenchen dicetak oleh Serge Gnabry (18′, 33′) dan Robert Lewandowski (88′).
Gol pertama Gnabry cukup spesial: sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti setelah aksi individual dari sayap kanan. Sedang, satu gol Lewandowski membuatnya semakin kokoh di daftar topskor Liga Champions musim ini.
Dengan hasil tersebut, Muenchen berhak melaju ke partai final. Mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain, yang kemarin memadamkan nyala terang RB Leipzig dengan skor 3-0.
Lyon memulai pertandingan dengan positif. Bahkan, mereka sudah membuat Muenchen berada dalam bahaya pada menit keempat. Berawal dari Thiago yang salah oper, Maxence Caqueret mengirim umpan terobosan ke Memphis Depay.
Depay yang lolos di antara Jerome Boateng dan David Alaba tinggal berhadapan dengan Manuel Neuer. Beruntung bagi Muenchen, sepakan Depay masih melebar ke sisi kiri gawang Neuer.
Di menit 17, Lyon lagi-lagi hampir unggul dari Bayern. Memanfaatkan garis pertahanan tinggi Muenchen, Carl Toko Ekambi menerima umpan terobosan dari Dubois dan menusuk ke jantung pertahan Muenchen.
Licin bak belut, Ekambi lolos dan sukses melepaskan tembakan kaki kiri namun bola cuma membentur tiang. Oh, betapa dua peluang Depay dan Ekambi yang berakhir sia-sia bisa membuat Lyon tersingkir.
Betul saja. Awal baik Lyon buyar begitu saja satu menit setelahnya. Serge Gnabry mencetak gol indah dari luar kotak penalti pada menit 18.
Menerima umpan panjang dari Joshua Kimmich di lini belakang, Gnabry dari sayap kanan menusuk ke tengah melewati beberapa pemain Lyon. Tanpa melambat, Gnabry melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Lyon Anthony Lopes.
Di menit 33′, Gnabry kembali mencetak gol buat Muenchen. Berawal dari pergerakannya secara diagonal ke kanan pertahanan Lyon, umpannya membebaskan Perisic yang kemudian mengirim bola menyusur ke tengah kotak penalti.
Namun, entah apa yang ada di kepala (atau kaki?) Lewandowski, striker Polandia itu malah terpeleset dan gagal menceploskan bola dari jarak satu meter. Untungnya, Gnabry ada di situ untuk mencocor bola yang lepas. Lyon 0-2 Muenchen. Skor bertahan hingga babak pertama selesai.
Penampilan Lyon agak membaik di babak kedua, terutama setelah Dembele dan Thiago Mendes masuk menggantikan Depay juga Bruno Guimaraes.
Di menit 58, Lyon punya kesempatan bagus untuk memperkecil ketertinggalan. Sebab kesalahan Niklas Sule, yang masuk menggantikan Boateng di turun minum, Aouar berhasil melepaskan umpan ke Ekambi.
Sayang, penyerang bernama tengah “Brilliant” itu gagal mengalahkan Neuer meski berhadapan langsung satu lawan satu. Karl Brilliant Toko Ekambi tidak begitu brilian dalam penyelesaian akhirnya malam ini.
Sebetulnya, Lyon tak bermain buruk-buruk amat. Di babak kedua, mereka lebih kerap menguasai bola ketimbang babak pertama. Namun, Muenchen bermain lebih konservatif dengan menurunkan garis pertahanan mereka, yang otomatis membuat Lyon tak bisa berbuat banyak.
Muenchen memang sesekali menyerang. Contohnya pada menit 80, ketika Coutinho mencetak gol ke gawang Lyon. Sayang, gol tersebut dianulir wasit sebab Goretzka yang berusaha menjangkau umpan sebelum diterima Coutinho, dianggap dalam posisi offside.
Di menit 83, Muenchen akhirnya mencetak gol ketiga. Tendangan bebas Kimmich dari ujung kiri kotak penalti Lyon disambar dengan sundulan keras Lewandowski. Ini adalah gol ke-55 nya musim ini, membuat catatan golnya di Liga Champions menjadi 15 musim ini. Lyon 0-3 Muenchen. Muenchen melaju ke babak final.
Editor : Parna
Sumber : kumparan