Doorstop Kepala BNPT, Rycko Amelza Dahniel, Senin (25/3/2024) Foto: Jonathan Devin/kumparan

Serangan ISIS ke Moskow, Rusia, dikhawatirkan bisa menginspirasi jaringannya di Indonesia untuk melakukan hal yang sama. Bagaimana pandangan Kepala BNPT, Komjen Rycko Amelza Daniel terkait hal ini?

“Bisa saja. Bisa saja menjadi inspirasi, tapi inspirasi apa yang mau diambil? Inspirasi untuk melakukan kekerasan? Inspirasi untuk melakukan kekejian? Inspirasi atas nama agama? Inspirasi apa?” kata Rycko di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (25/3).

Namun demikian, menurut Rycko, yang lebih penting untuk dilakukan saat ini adalah membangun kewaspadaan publik terhadap ideologi-ideologi radikal.

“Yuk kita sama sama bangun public awareness, membangun kesadaran masyarakat,” ungkap Rycko.

“Apa yang terjadi ini tidak ada satu pun manusia di atas bumi membenarkan, tidak ada satu pun agama yang mengajarkan tentang kekerasan,” lanjut dia.

Sebagai upaya yang dilakukan, Rycko menjelaskan, BNPT telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat.

“Yang soft itu dilakukan dengan public resilience atau membangun ketahanan publik, publik memiliki pengetahuan, publik ikut serta, bahwa yang terjadi ini betul-betul suatu tragedi kemanusiaan,” papar Rycko.

“Kemudian penegakkan hukum yang efektif dalam rangka pencegahan, supaya apa? Supaya para pelaku teror, saudara kita yang masih tersesat, yang masih meyakini bahwa melakukan kekerasan adalah suatu dari kebenaran dia harus meyakini bahwa itu salah,” pungkas dia.

Editor: PARNA

Sumber: kumparan