Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau. (Foto: Istimewa)

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam menunjuk lima SPBU yang akan mendukung penerapan Fuel Card 3.0 untuk pembelian solar bersubsidi.

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau mengatakan salah satu SPBU yang ditunjuk adalah SPBU yang berada di dekat Kantor Bersama, Batamcenter.

Penyesuaian kartu lama ke kartu yang baru dimulai 28 Oktober.

Pemegang kartu bisa mendatangi SPBU dan melakukan registrasi di bantu petugas dari Bank Bukopin, dan petugas Disperindag, serta pihak SPBU sendiri.

“Selain itu ada juga petugas yang di kantor Disperindag. Jadi pemilik kartu tersebut bisa ke SPBU atau kantor,” sebutnya, Selasa (25/10/2022).

Gustian menyebutkan untuk pengaktifan kartu Fuel Card 3.0 akan dimulai 28 November mendatang. Sehingga rentan waktu satu bulan ke depan, pendataan, dan migrasi ke kartu baru bisa selesai.

“November itu sudah aktif. Jadi kartu lama tidak akan bisa digunakan lagi. Untuk itu, segera lakukan registrasi kartu dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.

Penggunaan Fuel Card 3.0 akan mendukung penyaluran BBM jenis solar lebih tepat sasaran. Dengan penggunaan metode chip, kartu ini sulit untuk digandakan. Sehingga bisa mencegah terjadinya penyalahgunaan.

“Kita menghindari yang rawan disalahgunakan tersebut,” tambahnya.

Gustian menyebutkan dari total 6.500 pemegang kartu BBM jenis solar bersubsidi, yang sudah melakukan pendaftaran ulang untuk migrasi ke kartu baru adalah 2.500.

“Jadi masih ada kurang lebih 4 ribu lagi yang belum daftar. Nanti tanggal 28 Oktober itu sudah bisa di SPBU yang kami tentukan,” ujarnya.

Batam – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam menunjuk lima SPBU yang akan mendukung penerapan Fuel Card 3.0 untuk pembelian solar bersubsidi.

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau mengatakan salah satu SPBU yang ditunjuk adalah SPBU yang berada di dekat Kantor Bersama, Batamcenter.

Penyesuaian kartu lama ke kartu yang baru dimulai 28 Oktober.

Pemegang kartu bisa mendatangi SPBU dan melakukan registrasi di bantu petugas dari Bank Bukopin, dan petugas Disperindag, serta pihak SPBU sendiri.

“Selain itu ada juga petugas yang di kantor Disperindag. Jadi pemilik kartu tersebut bisa ke SPBU atau kantor,” sebutnya, Selasa (25/10/2022).

Gustian menyebutkan untuk pengaktifan kartu Fuel Card 3.0 akan dimulai 28 November mendatang. Sehingga rentan waktu satu bulan ke depan, pendataan, dan migrasi ke kartu baru bisa selesai.

“November itu sudah aktif. Jadi kartu lama tidak akan bisa digunakan lagi. Untuk itu, segera lakukan registrasi kartu dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.

Penggunaan Fuel Card 3.0 akan mendukung penyaluran BBM jenis solar lebih tepat sasaran. Dengan penggunaan metode chip, kartu ini sulit untuk digandakan. Sehingga bisa mencegah terjadinya penyalahgunaan.

“Kita menghindari yang rawan disalahgunakan tersebut,” tambahnya.

Gustian menyebutkan dari total 6.500 pemegang kartu BBM jenis solar bersubsidi, yang sudah melakukan pendaftaran ulang untuk migrasi ke kartu baru adalah 2.500.

“Jadi masih ada kurang lebih 4 ribu lagi yang belum daftar. Nanti tanggal 28 Oktober itu sudah bisa di SPBU yang kami tentukan,” ujarnya.

Editor: WIL