Pojok Batam- Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Durai dan Desa Semembang me­ngedukasi delapan ibu rumah tangga (IRT) di wil­ayahnya dengan membuat kerajinan tangan ber­bahan sisik ikan berbentuk bunga, bros dan be­r­bagai suvenir, Senin (8/10). Hal tersebut dilaku­kan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Durai.
”Kita berikan edukasi agar dapat memanfaatkan sisik ikan yang banyak ditemukan di Kecamatan Durai ini untuk dijadikan barang yang berharga,’’ kata Camat Durai Khaidir Saleh, Selasa (9/10).
Menurutnya, para IRT sebenarnya sudah dilatih membuat kerajinan tangan. Namun, saat ini mereka terkendala modal usaha untuk meningkatkan produksi kerajinan. Karenanya mereka belum mampu untuk memproduksi kerajinan skala besar. “Kendala kita di modal saja, produksinya semampunya saja. Hasil kerajinannya tidak diragukan, rapi dan cukup menarik untuk dijual dan harganya terjangkau,’’ ujarnya. Sementara untuk pemasarannya, pihak Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Karimun bersedia menampung hasil kerajinan tangan tersebut. Serta mempromosikan kerajinan tangan tersebut ke tingkat provinsi maupun nasional. “Alhamdulillah, kalau pemasaran tidak ada kendala. Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 150 ribu,’’ ungkapnya.(tri)