Pojok Batam

4 Tips Menanam Anggrek Agar Berbunga Indah


JAKARTA – Anggrek adalah salah satu jenis tanaman bunga yang banyak diminati orang. Setangkai anggrek penuh dengan bunga yang mekar terlihat indah dan menawan.
Namun seperti diketahui, menanam anggrek sampai berbunga indah bukanlah hal yang mudah. Yang pasti ada berbagai masalah yang dialami saat menanam anggrek, misalnya bunga yang tak kunjung tumbuh atau gugur sebelum berkembang.

Mengutip Martha Stewart ada beberapa kesalahan penanam anggrek pemula sehingga tak berbunga.

1. Terlalu Banyak Cahaya
Karena bunganya yang indah, banyak orang cenderung meletakkan pot anggrek di tempat yang paling menonjol atau terlihat banyak orang, misalnya di jendela.

Hal ini menyebabkan anggrek mendapatkan terlalu banyak sinar matahari dan ‘kepanasan.’ Salah satu anggrek populer khususnya, anggrek Phalaenopsis, membutuhkan naungan untuk bertahan hidup, misalnya di bawah pohon.

Jika Anda memilih jenis anggrek ini, pastikan untuk menempatkannya di tempat yang memiliki cahaya terang, tetapi jauh dari sinar matahari langsung. Salah satu ciri anggrek Anda terkena terlalu banyak sinar matahari adalah saat daun yang hijau berubah menjadi kuning.

Sebaliknya kekurangan cahaya juga akan membuat anggrek tak subur. Anggrek Dendrobium dan Oncidium membutuhkan banyak cahaya terang. Dan sementara mereka dapat ditempatkan di tempat teduh untuk waktu yang singkat, mereka harus dikembalikan ke cahaya terang jendela atau tempat cerah lainnya sesegera mungkin.

2. Penyiraman
Anggrek bukan termasuk tanaman yang suka air. Menyiramnya dengan terlalu banyak air justru akan membuat mereka cepat mati. Siramlah dengan air yang secukupnya dan jumlah yang tak terlalu banyak.

Banyak orang mengatakan, menyiram anggrek dengan air bilasan cucian beras akan membantu mempercepat tumbuh bunga karena kandungan nutrisi di dalamnya.

3. Pupuk
Menyiram anggrek tak cukup untuk menyehatkannya. Berikan nutrisi yang cukup pada bunga ini melalui pupuk. Anggrek bisa dipupuk dengan pupuk nabati jenis apapun, tapi yang terbaik adalah dengan pupuk rumput laut.

4. Tanam Ulang
Medium tempat penanaman anggrek sangat penting diperhatikan. Setiap dua tahun sekali anggrek perlu ditanam ulang, atau ketika daun bagian bawah mulai mati. Ketika memilih pot, pastikan bagian bawahnya memiliki lubang tempat air mengalir keluar.

Editor: PARNA
Sumber: CNN Indonesia

Exit mobile version