Pojok Batam

Jika Sering Dikonsumsi, 5 Makanan Ini Berdampak Buruk untuk Otak

JAKARTA – Tak hanya berdampak bagi kesehatan tubuh, ternyata makanan ini juga berimbas negatif untuk otak. Mulai dari minuman manis sampai makanan olahan!

Makanan merupakan sesuatu yang harus dikonsumsi manusia untuk menyambung hidupnya. Makanan yang baik dikonsumsi adalah makanan sehat dengan banyak kandungan nutrisi bermanfaat untuk tubuh.

Tak hanya bagi kesehatan tubuh namun juga bagi kesehatan otak karena otak merupakan organ terpenting. Dengan otak yang sehat, seseorang bisa mengontrol tubuhnya dengan lebih baik.

Dirangkum dari Organic Welcome (06/12), berikut 5 makanan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan otak Anda jika sering dikonsumsi.

1. Makanan yang mengandung lemak trans

Tidak semua lemak buruk untuk kesehatan tubuh, namun ada juga lemak yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh terutama otak. Otak adalah bagian organ yang paling penting karena fungsinya dapat mengontrol tubuh.

Lemak trans adalah lemak yang secara laami ditemukan dalam produk hewani termasuk daging dan susu. Namun lemak trans ini juga banyak ditemui pada makanan kemasan yang mengandung banyak mentega, keripik kentang, makanan beku, makanan kalengan, serta minuman yang mengandung krim banyak.

Kandungan lemak trans ini dapat berpengaruh bagi kesehatan tubuh dan juga kesehatan otak Anda. Apalagi dengan konsumsi lemak trans terlalu sering dapat memiliki risiko besar untuk terserang Alzheimer dan demensia. Ini juga sudah dibuktikan melalui penelitian yang mengatakan kalau lemak trans tinggi dapat menyebabkan penurunan kognitif sebelumnya dan juga berkurangnya memori pada otak (pikun).

 

2. Minuman manis

Minuman manis juga salah satu faktor yang dapat menyebabkan masalah pada kesehatan otak jika terlalu sering dikonsumsi. Minuman manis tersebut diantara lain seperti soda, minuman berenergi, bahkan jus buah pun bisa dikategorikan minuman yang tidak memiliki kandungan nutrisi.

Sebelum menyerang kesehatan otak, Anda harus tahu juga kalau minuman manis ini dapat menyebabkan kesehatan tubuh seperti terserang diabetes, darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga Alzhemer atau dementia. Ini semua dikarenakan kandungan gula pada minuman manis ini sangat tinggi bahkan diolah dengan pemanis buatan.

Pada kesehatan otak ini, minuman manis dapat menyebabkan dapat mengurangi kemampuan belajar, ingatan, fungsi otak secara keseluruhan, dan pembentukan neuron baru di otak. Bahkan minuman manis ini dapat menyebabkan peningkatan peradangan di otak.


3. Makanan olahan

Makanan olahan merupakan bentuk praktis dari makanan yang sesungguhnya. Biasanya makanan olahan berbahan dasar daging ayam, sapi, dan lainnya. Olahan daging ini dicampur bersama gula, lemak, dan juga garam sehingga menciptakan rasa yang lezat.

Makanan olahan ini adalah praktis buat mereka yang memiliki kesibukan. Hanya tinggal goreng atau dimasak sebentar, makanan olahan ini sudah dapat disantap dan tentuya membuat kenyang. Namun sering menyantap makanan olahan dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Karena gizi dari makanan sesungguhnya pasti sudah berkurang bahkan menghilang ketika diolah. Makanan olahan ini tinggi garam serta tinggi lemak yang dapat berdampak bagi kesehatan Anda terutama otak. Karena dapat berkaitan dengan kerusukan jaringan otak yang berdampak pada ingatan seseorang.

4. Alkohol

Satu lagi yang harus dihindari agar tidak terjadi kerusakan pada kesehatan otak Anda, yaitu minuman beralkohol. Minuman beralkohol adalah minuman keras yang dapat memabukkan. Biasanya sebagian orang mengonsumsi minuman beralkohol ini untuk menghilangkan stress.

Adanya kandungan etanol pada minuman beralkohol ini yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran pada penikmatya. Minuman beralkohol juga kadarnya dibagi, ada yang memiliki kadar alkohol rendah adapula yang memiliki kadar alkohol tinggi. Minuman beralkohol ini dibatasi oleh sejumlah negara, bahkan untuk mengonsumsinya ada batasan usia tertentu.

Sering mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan penyusutan pada otak dan mengganggu neurotransmiter yang digunakan otak untuk berkomunikasi. Pecandu alkohol juga sering mengalami kekurang vitamin B1 yang dapat menyebabkan perkembangan sindrom korsakoff, yaitu sindrom yang dapat menyebabkan kehilangan memori, hingga kehilangan penglihatan.

5. Ikan yang mengandung merkuri

Ikan adalah termasuk ke dalam makanan yang memiliki kandungan nutrisi baik, apalagi dalam ikan mengandung protein yang tinggi. Ikan juga tindak mengandung lemak tinggi melainkan lemak yang sehat yaitu asam lemak omega-3, ada pula vitamin B12, iron, dan magnesium.

Namun Anda harus berhati-hati saat mengonsumsi ikan karena dalam ikan seringkali mengandung merkuri. Ini sangat berpotensi pada ikan laut dimana laut tersebut mengalami pencemaran limbah yang mengakibatkan zat merkuri terdapat di laut. Ketika ikan terkontaminasi zat metal berbahaya itu akan mengendap di dalam tubuh bagi yang mengonsumsinya.

Untuk Anda yang menyukai hidangan laut seperti sashimi dan sushi lebih baik disarankan untuk membantasi atau menghindari dalam konsumsi ikan tuna, ikan makarel, dan ikan laut lainnya untuk mencegah terjadinya gangguan pada otak Anda. Pelu diingat kalau otak adalah bagian terpenting yang mengontrol kita.

Editor: PARNA
Sumber: detikfood

Exit mobile version