Membunyikan atau meretakkan jari(siam.pukkato)

Kita kerap merasa rileks, terutama di bagian tangan, setelah meretakkan jari-jari.

Kebiasaan membunyikan jari-jari ini tampak tidak berbahaya bagi kesehatan.

Namun, muncul kekhawatiran bahwa hal ini dapat menyebabkan radang sendi.

Benarkah demikian? Apa kata penelitian tentang hubungan radang sendi dengan kebiasaan membunyikan jari?

Membunyikan jari dan radang sendi

Beberapa penelitian telah dilakukan, dan sebagian besar memberi simpulan yang sama, yakni kebiasaan membunyikan jari tidak akan menyebabkan radang sendi.

Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam Journal of American Board of Family Medicine pada tahun 2010, mengamati rontgen tangan kanan lebih dari 200 orang.

Sekitar 20 persen dari peserta studi melaporkan bahwa mereka sering membunyikan jari-jari.

Namun, penelitian melaporkan, mereka tidak memiliki kemungkinan lebih besar terkena radang sendi di tangan dibandingkan orang-orang yang tidak suka membunyikan jari.

Menurut Kevin DeWeber, peneliti dan dokter di PeaceHealth Southwest Medical Center di Vancouver, Washington, saat kita membunyikan jari, gelembung-gelembung kecil udara terbentuk di cairan yang mengelilinginya, dan kemudian dengan cepat mengempis, menghasilkan suara yang khas.

Gelembung terbentuk dan meletus dengan cara serupa pada baling-baling kapal, dan dalam kasus ini, gelembung memang menyebabkan kerusakan, sehingga ada anggapan bahwa gelembung yang terbentuk saat meretakkan jari juga akan merusak sendi.

Tetapi, DeWeber menegaskan, mekanisme baling-baling kapal dan mekanisme buku jari tentu berbeda.

Editor: PARNA
Sumber: kompas.com