Ilustrasi pasangan yang sedang berbincang(Freepik.com)

Pertengkaran mengenai uang seringkali menjadi momok menakutkan dalam hubungan romantis.

Namun, dengan komunikasi yang baik dan langkah-langkah yang tepat, kamu dan pasangan dapat mengelola keuangan tanpa harus terlibat dalam pertengkaran yang tidak perlu.

Berikut adalah lima cara yang dapat kamu coba:

1. Obrolan santai tentang keuangan di malam kencan

Pada malam kencan, jadikan topik uang sebagai pembicaraan yang santai.

Tak perlu membawa suasana menjadi tegang, cukuplah untuk saling bertukar pendapat mengenai pandangan masing-masing terhadap keuangan.

Ini dapat membantu kamu memahami nilai dan kebiasaan finansial pasangan dengan lebih baik.

Pasangan bisa mendapatkan manfaat yang besar dengan melakukan percakapan tentang kekuatan dan kelemahan mereka dalam mengelola keuangan dan apa tujuan mereka untuk meningkatkan diri di bagian ini,” kata Catherine Dukes, LCSW, terapis seks dan pasangan.

2. Masuk ke detail yang penting

Setelah obrolan awal, penting untuk masuk ke dalam detail yang lebih mendalam.

Bahaslah tentang anggaran, pengeluaran rutin, dan rencana keuangan jangka panjang.

Dengan memahami kebutuhan dan prioritas masing-masing, kamu dapat merencanakan masa depan finansial bersama secara lebih efektif.

“Pasangan harus mendiskusikan sikap mereka terhadap uang dan membuat rencana yang disetujui bersama untuk mengelola keuangan mereka,” kata Lillian Rishty, seorang pekerja sosial klinis berlisensi.

“Ini bisa termasuk membuat anggaran, memutuskan siapa yang akan membayar tagihan, dan menyisihkan uang untuk pengeluaran bersama dan pengeluaran pribadi.”

3. Lakukan evaluasi bulanan

Menyelenggarakan pertemuan khusus bulanan tentang keuangan dapat membantu menjaga komunikasi terbuka antara kamu dan pasangan.

Gunakan waktu ini untuk mengevaluasi progres, menyesuaikan rencana jika diperlukan, dan merencanakan tujuan keuangan baru.

“Saat pasangan memeriksa kondisi keuangan, mereka harus meninjau status keuangan mereka saat ini, mendiskusikan pembelian atau investasi besar yang dilakukan sejak pemeriksaan terakhir, tagihan yang harus dibayar, dan merencanakan pengeluaran yang akan datang,” ujar Steve Carleton, LCSW, CACIII.

Editor: PARNA

Sumber: kompas.com