Barang yang hilang saat liburan jarang ada yang kembali. Tapi turis ini beruntung, karena bertemu dengan sopir taksi jujur.

Dilansir dari The Thaiger pada Minggu (17/3), dua turis dari Myanmar melakukan perjalanan ke Thailand. Mereka kemudian berkendara dengan taksi yang dimiliki oleh Songchai Chaiiam pada tanggal 7 Maret.

Saat dua turis turun dari taksi Songchai, sebuah tas tangan tertinggal di kursi penumpang. Songchai sadar bahwa tas itu milik penumpangnya.

Tanpa pikir panjang, Songchai pergi ke pihak berwajib di Chatuchak, Bangkok. untuk mendaftarkan status barang hilang. Ia mengaku khawatir kalau barang-barang yang berada di tas itu hilang.

“Uang adalah hal yang sulit didapat. Setiap pengemudi taksi harus jujur jika menemukan barang tertinggal dari penumpang mana pun. Selain itu, semua penumpang harus memeriksa barang bawaan mereka sebelum keluar dari taksi dan mereka harus mengingat informasi taksi jika terjadi sesuatu,” ucapnya.

Songchai telah bekerja menjadi sopir taksi selama 30 tahun. Dirinya sudah terkenal sebagai supir jujur di kalangan pengemudi taksi Thailand.

Polisi kemudian menemukan dua buah paspor di dalam tas itu. Diketahui pemilik tas itu bernama Khin Aye Kyaing. Polisi melacak keberadaannya dan menyuruhnya datang untuk mengambil barangnya yang ketinggalan.

Turis itu bercerita, bahwa ada uang sebesar USD 3.310 atau sekitar Rp 51,7 jutaan di dalam tas itu. Khin berkata bahwa ia sempat panik saat tasnya ketinggalan di dalam taksi. Uang itu rencananya akan digunakan untuk biaya pengobatannya.

Begitu dihubungi polisi bahwa tasnya kembali dengan selamat, Khin merasa lega. Ia kemudian mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Songchai.

Editor: PARNA

Sumber: detikcom