Kepala BP Batam/Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, media massa dan media sosial memiliki peran penting untuk mempromosikan kemajuan dan program-program pembangunan di Kota Batam, sehingga banyak dikenal khalayak.

“Era digital seperti saat ini tentu harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Hampir semua orang punya media sosial. Orang dari luar daerah datang ke Kota Batam, lalu mengunggah kemajuan kota ke sosial medianya. Ini sudah menjadi ajang promosi untuk kota kita,” kata Muhammad Rudi.

Ia melanjutkan, peran media sosial dalam memuat pemberitaan yang positif memberikan andil untuk menyebarkan informasi seputar Kota Batam. Sebab, saat ini Muhammad Rudi telah berkomitmen untuk membawa perubahan yang lebih baik untuk Kota Batam.

Ia menambahkan, Kota Batam merupakan kota jasa, kota yang sangat bergantung terhadap investasi, termasuk juga sektor pariwisata. Oleh karena itu, jika Kota Batam dapat dikenal luas tentu akan banyak investor maupun wisatawan yang akan datang.

“Batam adalah kota jasa, karena itu pembangunan yang sedang kita lakukan saat ini tentu harus dipromosikan seluas-luasnya,” katanya.

Muhammad Rudi menyebutkan berbagai lompatan pembangunan telah dilakukan. Baik itu pembangunan yang dilaksanakan oleh BP Batam maupun Pemko Batam. Mulai dari pengembangan jalan protokol hingga permukiman, Pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim hingga Pelabuhan Batuampar.

Sehingga, pada tahun 2024 ini, sejumlah pembangunan terus dijalankan karena akan memberikan dampak multiplier effect.

“Pembangunan ini harus berjalan terus agar ekonomi Batam maju dan berkembang. Transportasi, hotel, restoran, pusat oleh-oleh dan juga usaha masyarakat Kota Batam, pasti akan berdampak. Uang akan berputar seiring pembangunan,” imbuhnya. (*)

Editor: PARNA