Selain disapu, lantai juga perlu dipel agar bersih dari berbagai kotoran. Mengepel lantai tidak hanya membuat lantai bersih, tetapi juga harum. Cara umum yang biasa dilakukan adalah dengan mencampurkan air pel dengan cairan pembersih sekaligus pengharum lantai.

Namun, beberapa bahan di dapur ternyata bisa dijadikan alternatif campuran dalam air pel, lho! Bahan-bahan ini tidak hanya akan membuat lantai bersih, namun juga harum.

Mengapa Pakai Bahan Dapur untuk Mengepel?
Mengepel lantai dengan menggunakan bahan yang sudah tersedia di dapur bisa menghemat pengeluaran. Kamu tidak perlu lagi membeli cairan pembersih lantai karena sudah memiliki bahan alternatifnya di rumah.

Selain itu, bahan dapur biasanya berasal dari alam yang membuat keamanan penggunaannya terjamin. Karena berasal dari alam, bahan dapur tidak mengandung bahan kimia yang bisa membahayakan. Dengan menggunakan bahan dapur tersebut untuk membersihkan lantai, kamu bisa tenang dan tak perlu khawatir akan membahayakan keluarga di rumah.

5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai
Memangnya bahan dapur apa saja yang bisa digunakan untuk membersihkan lantai? Melansir Real Simple dan Cleanipedia, Jumat (17/11/2023), berikut daftarnya.

1. Cuka Putih
Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

2. Boraks
Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

3. Minyak Serai
Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

4. Minyak Lavender
Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai. Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

5. Baking Soda
Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda. Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

Hal yang Perlu Diingat
Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai. Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

Demikianlah 5 bahan dapur yang bisa kamu manfaatkan untuk membersihkan lantai. Dengan lima bahan dapur ini, lantai bersih dan harum bukan lagi mimpi! Ingatlah untuk selalu mengganti air pel secara teratur dan sesuaikan campuran dengan jenis lantai di rumahmu.

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

Editor: PARNA

Sumber: detik.com