Beberapa makanan yang sudah populer seperti pasta hingga cokelat tampak tak berbahaya. Padahal ada beberapa kejadian tragis yang disebabkan oleh makanan ini.

Makanan yang populer dan lumrah dimakan ternyata tak semuanya aman. Sepanjang sejarah, ada beberapa makanan populer yang justru menjadi penyebab kematian tragis.

Selama puluhan tahun, makanan seringkali menjadi penyebab kematian tragis yang dialami beberapa orang. Meski kebanyakan terjadi karena kecelakaan, tapi ada banyak juga kisah yang membuat orang akan berpikir dua kali sebelum menyantap makanan kesukaan mereka.

Mulai dari aneka kue manis yang ternyata mengandung pestisida, lalu permen karet yang meledak, kematian usai makan pasta hingga mie instan yang mematikan.

Dilansir dari berbagai sumber (08/02), berikut lima makanan enak dan populer yang menjadi penyebab kematian tragis.

1. Cokelat

Tak disangka, cokelat bisa menjadi penyebab kematian yang tragis. Kejadian ini menimpa seorang pekerja di pabrik cokelat bernama Svetlana Rosalina, saat itu ia tengah berada di pabrik cokelat yang ada di Moscwo.

Pada sore hari, ada beberapa polisi yang datang ke pabrik cokelat itu dan menemukan Rosalina sudah terjebak di dalam mixer besar untuk menggiling cokelat. Badannya sudah tergiling dengan tragis, yang hanya menyisakan bagian kakinya saja.

Meski begitu hingga saat ini pihak pabrik belum bisa menjelaskan, penyebab pasti mengapa Rosalina bisa berakhir di dalam mixer cokelat. Tapi menurut beberapa saksi, kemungkinan Rosalina terpeleset ke dalam mixer, setelah berusaha mengambil ponselnya yang terjatuh ke dalam sana.

2. Spaghetti

Pasta jenis spaghetti enak dan mudah untuk dimasak. Tapi jika spaghetti disimpan selama berhari-hari, makanan pasta dari Italia yang satu ini, bisa menjadi alat pembunuh yang mematikan dan menimbulkan berbagai racun berbahaya.

Kejadian tragis ini terjadi pada tahun 2008 lalu, setelah seorang mahasiswa di Belgia, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamarnya. Penyebab kematiannya ternyata berkaitan erat dengan kebiasaan makannya yang tidak sehat.

Ternyata mahasiswa malang dengan inisial AJ tersebut, tewas akibat melahap spaghetti dan saus tomat yang sudah ia buat 5 hari sebelumnya. Data menyebutkan bahwa spaghetti itu diletakkan di suhu ruangan sebelum dipanaskan oleh mahasiswa berusia 20 tahun itu.

3. Mie Instan

Sering disebut sebagai makanan para mahasiswa, mie instan ini mudah ditemukan, harganya murah, dan variasi serta rasanya yang cukup enak. Sehingga tak heran, banyak mahasiswa yang menyantap mie instan setiap harinya.

Tentu saja hal ini tidak baik untuk kesehatan. Mie instan dikemas dengan berbagai bahan pengawet, dan bumbu yang kurang sehat. Sehingga menjadi salah satu penyebab seorang mahasiswa berusia 18 tahun di Taiwan, ditemukan tewas tak bernyawa.

Remaja itu meninggal karena mengidap penyakit kanker perut, yang kabarnya dipicu karena kebiasaannya menyantap mie instan setiap harinya, sejak ia masih berada di SMA. Bahkan setelah lulus dan masuk kuliah pun, remaja ini tetap rutin konsumsi mie instan hingga nyawanya sudah tak bisa tertolong lagi.

4. Permen Karet

Permen karet populer dan digemari banyak orang, tapi ledakan dari balon permen karet ini ternyata cukup berbahaya dan mematikan. Jauh seperti bayangan yang ada di film komedi atau komik, di mana ledakan permen karet ini tak berbahaya.

Berbeda dengan kejadian malang yang menimpa pria bernama Vladimir asal Ukraina. Saat itu pria berusia 25 tahun ini tengah berada di dalam kamarnya, dan sang ibu tiba-tiba mendengar ledakan besar, kemudian ia berlari ke sana.

Sang ibu terkejut ketika menemukan wajah sang anak sudah hancur, tanpa adanya rahang, dan sedikit kulit yang menutupi wajahnya. Ternyata Vladimir tengah mengunyah permen karet yang sebelumnya sudah ditambahkan bahan kimia tertentu, sehingga sangat berbahaya.

5. Pancake
Pada tahun 2015 lalu, keluarga dari seorang remaja bernama Scott Johnson yang berasal dari Minnesota, Amerika. Menuntut salah satu restoran yang ada di sana, karena dianggap membuat kesalahan fatal yang menghilangkan nyawa putra mereka.

Pihak keluarga Scott mengatakan bahwa putranya mengalami alergi pada produk susu, dan tak lama setelah menyantap pancake yang ada di restoran itu, nyawanya langsung tak tertolong lagi. Alergi ini sudah dimiliki Scott sejak ia lahir.

Menurut keluarga Scott, kandungan susu sedikit saja bisa mengirimnya ke rumah sakit. Sehingga hal ini lah yang membuat Scott jarang makan di restoran, dan sekalinya makan pancake di restoran, nyawanya langsung tak tertolong.

Editor: PARNA
Sumber: detikcom