Putri bungsu miliarder Bill Gates, Phoebe Adelle Gates, menjadi sorotan dan bahan perbincangan beberapa waktu terakhir. Sebab, Phoebe dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan cucu Paul McCartney, salah satu pendiri grup band legendaris The Beatles.

Banyak yang dibuat penasaran dengan sosok Phoebe Gates. Sebab, ia terbilang jarang muncul ke publik bersama orang tuanya.
Berusia 21 tahun, Phoebe Gates kini berkuliah di salah satu kampus ternama di dunia, Stanford University. Kecintaan terhadap mode membuat Phoebe mengambil jurusan fashion.
Phoebe juga tengah memulai bisnis di bidang fashion, lho, Ladies. Ia memilih untuk bekerja sama dengan temannya, Sophia Kianni, untuk membuka digital fashion platform bernama Phia.

Sebagaimana dikutip dari Vogue, Phoebe dan Sophia Kianni menggandeng perancang busana kenamaan Stella McCartney sebagai mentor. Mereka juga melakukan kolaborasi.

“Kami menghubungi Stella berkali-kali dan akhirnya dia benar-benar mendukung kami dan sejak itu menjadi penasihat kami saat kami membangun platform ini,” ujar Phoebe Gates.

Bersama Stella McCartney, Phoebe dan Sophia berkolaborasi merancang koleksi tas edisi terbatas sebagai penghormatan untuk kemajuan Women’s Tennis Association (WTA). Tas tersedia dalam dua varian berbeda, dirancang dengan pegangan rantai dan pita berhias kristal sebagai simbolisasi dari aksesori feminis yang kuat dalam sejarah olahraga, yakni gelang tenis.

Selain merupakan mahasiswa dan pebisnis, Phoebe juga dikenal sebagai kreator konten TikTok. Ia kerap berbagi cerita soal perjalanan hidup, karier, dan ketertarikannya terhadapa dunia fashion. Ia pun tak jarang ikut bersuara soal hak-hak perempuan.

Dalam hal percintaan, Phoebe dikabarkan menjalin hubungan spesial dengan cucu Paul McCartney, yaitu Arthur Donald. Phoebe juga sudah terang-terangan membagikan potret kebersamaan mereka ke Instagram. Tampak keduanya berpose kala berada di Paris beberapa waktu lalu.

Arthur Donald, yang kini berusia 24 tahun, merupakan lulusan Yale University dengan riwayat pendidikan yang sangat baik dan berbagai pencapaian. Ia pernah magang di perusahaan produksi film ternama di Amerika Serikat, Lucasfilm.

Karier Arthur semakin menanjak dan ia menjadi investor di beberapa perusahaan, seperti Beehouse, Collaborative Fund, hingga Godlman Sachs.

Editor: PARNA

Sumber: cnnindonesia.com