Suatu ketika Anda mungkin pernah lupa membawa dompet saat bepergian. Di hari lainnya, Anda justru lupa membawa handphone saat berangkat kerja.

Melupakan sesuatu sebenarnya hal yang wajar. Tapi jika terlalu sering kejadian Anda harus mulai memikirkan kenapa jadi pelupa, dan bagaimana memperbaikinya.

Menukil Reader’s Digest, menjadi pelupa saat bertambahnya usia sebenarnya bukan masalah besar. Seiring bertambahnya usia, kecepatan otak memproses sesuatu memang bisa menurun.

“Hal ini hanya semacam kemacetan otak. Mungkin diperlukan waktu lebih lama untuk merangkai kata atau melakukan sesuatu. Hal-hal seperti ini memang bisa datang seiring bertambah usia,” kata direktur pusat keunggulan penyakit Alzheimer di Fakultas Kedokteran Albert Einstein, New York, Jessica Zwerling.

Meskipun usia memang berpengaruh dengan memori dan sifat mudah lupa, bukan berarti hal ini tidak bisa diperbaiki. Anda bisa mengatasinya dengan beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan sehari-hari.

Berikut beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan agar saat usia bertambah ingatan tetap tajam dan tidak mudah lupa:

Kebiasan Agar Tak Cepat Pikun
1. Manajemen stres
Stres jelas memengaruhi daya ingat dan menyebabkan peradangan di otak. Itulah sebabnya manajemen stres sangat penting dilakukan.

Memiliki strategi untuk mengatasi stres berdampak baik pada otak. Anda bisa melakukan meditasi, yoga, melakukan hobi, tetap terhubung dengan teman hingga keluarga. Lakukan hal-hal yang menyenangkan saat mulai merasakan tekanan.

2. Meluangkan waktu dengan orang lain
Interaksi sosial membantu menangkal depresi dan stres. Menukil Mayo Clinic, carilah kesempatan untuk berkumpul dengan orang tersayang. Bisa sahabat, keluarga, atau siapapun. Jangan terlalu lama sendirian, berbagi dan berbincanglah dengan orang lain.

3. Tidur nyenyak dan cukup
Kurang tidur telah dikaitkan dengan menurunnya daya ingat. Jadikan tidur yang cukup dan nyenyak setiap malamnya. Sebaiknya tidur 7 hingga 9 jam setiap malam secara teratur.

4. Aktif secara fisik setiap hari
Aktivitas fisik bisa meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Hal ini bisa membantu menjaga ingatan tetap tajam sehingga tidak sering lupa.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan merekomendasikan setidaknya 150 menit setiap minggunya untuk melakukan aktivitas aerobik sedang. Seperti jalan cepat, atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik berat, seperti jogging.

Jika Anda tidak punya waktu untuk berolahraga penuh, cobalah berjalan kaki 10 menit sepanjang hari.

5. Makan makanan sehat
Pola makan yang sehat baik untuk otak. Makanlah buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Pilih sumber protein rendah lemak, seperti ikan, kacang-kacangan, dan unggas tanpa kulit.

Apa yang Anda minum juga penting. Terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan kebingungan dan kehilangan ingatan.

Editor: PARNA

Sumber: cnnindonesia.com