Penanganan stunting menjadi salah satu fokus pemerintah saat ini. Sebagai lembaga Kemasyarakatan, Posyandu sangat strategis kedudukannya dalam hal meningkatkan pelayanan bidang kesehatan di masyarakat khususnya dalam berperan mencegah stunting.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Propinsi Kepri, Sirajudin Nur saat hadir di acara Advokasi Kesehatan Bidang Stunting bersama Mahasiswa Unrika Batam di Posyandu Kelurahan Belian Batam.

Sirajudin Nur dalam sambutannya mengatakan, keberadaan kader posyandu sangat dibutuhkan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.  Terutama, dalam penanganan stunting.

Menurutnya, posyandu merupakan upaya kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari dan oleh untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan masyarakat.

“Oleh karena itu, posyandu sebagai garda terdepan dalam pemenuhan kesehatan dasar dan peningkatan gizi masyarakat memiliki peran yang sangat penting,” ujarnya yang juga Kakak Asuh Stunting Propinsi Kepulauan Riau.

Sirajudin Nur juga mengusulkan agar dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas manajerial posyandu, sudah saatnya Posyandu di Kepri memanfaatkan teknologi informasi untuk memudahkan sistem pencatatan dan pelaporan.

Pencatatan yang dimaksud adalah sistem pencatatan tumbuh kembang anak yang lebih sistematis, tepat waktu dan terintegrasi. Dengan adanya pencatatan berbasis elektronik ini akan lebih mempermudah dalam memantau tumbuh kembang anak sehingga deteksi dini stunting bisa dilakukan di tengah masyarakat.

“Kehadiran aplikasi posyandu berbasis elektronik diharapkan menjadi solusi atas permasalahan pemantauan tumbuh kembang anak dan balita. Pemantauan tumbuh kembang yang baik diharapkan memudahkan untuk mendeteksi dini kasus stunting di masyarakat yang pada akhirnya dapat mendorong penurunan angka prevalensi stunting di Kepri,” harapnya.

Editor: PARNA