Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Karimun dengan melakukan penanaman bibit kelapa di Desa Prayun, Kundur Utara, Rabu (28/12/2022).

Sebanyak 5.000 batang bibit kelapa genjah dan pupuk NPK 28,95 ton diberikan untuk kelompok tani di Pulau Kundur.

Pemberian bibit kelapa genjah dilakukan untuk memperluas areal tanam. Pulau Kundur telah diproyeksikan akan menjadi sentra kelapa sebab memiliki sejumlah potensi yaitu tersedianya lahan yang luas dan tanah yang subur.

Saat ini total luas tanaman kelapa di Kabupaten Karimun adalah 3.248 hektare.

Selain itu, tingginya permintaan untuk kelapa juga menjadi salah satu pendorong perluasan penanaman kelapa. Khusus untuk Karimun sudah ada perusahaan kelapa yaitu PT. Sarikotama Indonesia yang membutuhkan 2.400 ton kelapa per bulan.

Sementara saat ini Kundur hanya mampu mensuplai 50 ton per bulan atau hanya 2 persen.

Gubernur Ansar mengatakan, pengembangan pertanian membutuhkan kolaborasi yang optimal antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Penanaman kelapa genjah harus dilakukan evaluasi untuk melihat pertumbuhan dan hasilnya.

“Tahun depan kita akan berikan 1.000 ton pupuk subsidi untuk Karimun, pupuk itu harus dimaksimalkan untuk pertanian khususnya di Kundur,” kata Ansar.

Kelapa genjah entog cocok untuk dikembangkan karena mempunyai daya adaptasi yang sangat luas, dan telah ditetapkan sebagai varietas unggul nasional.

Keunggulan kelapa ini, tiga tahun sudah berbuah, umur ekonomis hingga 50 tahun produksi 100-120 buah/tanaman, 1 tandan 8 buah, 1 pohon mampu menghasilkan 15 tandan. Tinggi tanaman 2-3 meter pertumbuhan batang hanya 40-50 cm per tahun.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebutkan penanaman bibit kelapa genjah ini harus dilakukan secara serius oleh para petani.

Lima ribu bibit kelapa genjah yang diberikan akan dievaluasi pertumbuhannya selama setahun. Apabila hasilnya memuaskan, Aunur Rafiq akan menambah bibit kelapa genjah untuk diberikan ke petani.

“Bibit kelapa genjah ini diadakan menggunakan APBD Karimun, jadi ada pengawasan yang harus dilakukan supaya hasilnya tepat sasaran, karena itu bapak ibu petani harus serius merawat bibit kelapa ini,” ujarnya.

Sebelum menanam bibit kelapa, Gubernur Ansar juga berkesempatan ikut memanen udang vaname di desa Teluk Radang.

Kolam tambak seluas 500 meter persegi mampu menghasilkan 200 kg udang vaname dalam sekali panen. Gubernur Ansar pun membeli lima kilo hasil panen tersebut untuk dibawa pulang.

Editor: HER