Pesawat EasyJet. (Foto: Dok Telegraph)

Penerbangan menuju Inggris terpaksa dialihkan ke Republik Ceko karena adanya laporan keberadaan bom di pesawat. Namun, untungnya semua aman-aman saja hingga mendarat.

Dilansir dari CNN, Rabu (7/12/2022) penerbangan EasyJet menuju Inggris dari Polandia harus dialihkan ke Republik Ceko pada hari Minggu karena laporan ‘kemungkinan bom’ di pesawat. Pilot pun melakukan pendaratan darurat dan disambut penegak hukum setempat.

Dalam Twitternya, Bandara Praha membenarkan bahwa pesawat EasyJet mendarat dengan selamat di Praha setelah melakukan pendaratan darurat pada pukul 10.50 malam waktu setempat.

“Pada pukul 22:50, pesawat yang dialihkan mendarat dengan selamat di @PragueAirport di rute Krakow-Bristol. Dilaporkan ada kemungkinan bom di dalam pesawat. Semua tindakan untuk memastikan keselamatan penumpang dan semua lalu lintas udara saat ini dilakukan oleh @PolicieCZ,” cuit resmi dari akun bandara.

Bandara Praha kemudian mengatakan bahwa tidak ada benda berbahaya yang ditemukan di pesawat tersebut.

Insiden itu juga dikonfirmasi oleh halaman Twitter resmi kepolisian Republik Ceko, @PolicieCZ.

“Penjinak bom kami saat ini berada di tempat kejadian menyelidiki laporan kemungkinan bahan peledak.” tulis mereka.

Keesokan harinya, Senin EasyJet mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pengalihan pesawat sebagai langkah keamanan pencegahan.

“EasyJet dapat mengonfirmasi bahwa penerbangan EZY6276 dari Krakow ke Bristol kemarin malam dialihkan ke Praha semata-mata sebagai langkah pengamanan,” kata maskapai.

“Penerbangan telah ditunda semalam di Praha di mana pelanggan telah disediakan akomodasi hotel dan makanan dan akan berangkat hari ini. Kami menangani setiap ancaman keamanan yang ditujukan kepada EasyJet dengan serius dan bekerja sama dengan polisi dan lembaga keamanan. Keselamatan dan keamanan penumpang dan awak adalah prioritas tertinggi EasyJet dan kami ingin berterima kasih kepada penumpang atas pengertian mereka.” tambah mereka.

Syukurlah ancaman yang dimaksud tidak ditemukan di pesawat.

Editor: HER

Sumber: detiknews