Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Edi Prihantara.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya memaksimalkan serapan anggaran, dan dan diharapkan dapat mencapai angka 94-95 persen hingga akhir 2022 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Kepri, Adi Prihantara mengatakan dengan target ini, diharapkan didapatkan dari proyek fisik yang dapay menyerap anggaran paling besar, di samping sektor pendidikan, dan kesehatan.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan di bulan Oktober, dan disampaikan bulan ini, pengerjaan proyek fisik sudah berada di angka 76 persen, di tujuh Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Kepri.

“Masih ada waktu kurang lebih satu bulan untuk merampingkan pengerjaan proyek fisik hingga Desember mendatang, sehingga target 94 persen bisa tercapai,” tuturnya, Sabtu (19/11/2022).

Untuk daerah Batam, pihaknya sudah melakukan perbaikan infrastruktur jalan dari simpang Pollux Habibie menuju lampu merah Gelael.

“Pengerjaan proyek fisik melihat tingkat prioritas. Kami melihat kerusakan jalan di sana, yang berada di bawah pengelolaan Pemprov membutuhkan perbaikan, dan sudah terlaksana,” jelasnya.

Sementara untuk proyek fisik lainnya juga masih terus berjalan, ia berharap target serapan anggaran bisa berjalan dengan baik. Proyek infrastruktur masih menjadi fokus dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Sementara itu, untuk memudahkan dalam pengerjaan jalan, pihaknya juga berencana segera menyerahkan pengelolaan jalan kepada BP Batam.

“Jalan yang ada di Batam akan kami serahkan, dokumennya lagi disiapkan. Tujuan untuk memudahkan dalam pengelolaan, dan pemeliharaan jalan,” ujar Adi.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan agar seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri menggesa pelaksanaan realisasi APBD tahun 2022 dengan maksimal.

“Tahun lalu capaian kita sebesar 94 persen, pada tahun ini saya harap hasil capaian kita tidak kurang dari 95 persen, saya imbau seluruh Kepala OPD terus memantau progres realisasi ini, kalau ada hambatan, segera laporkan,” ujarnya beberapa waktu lalu saat ditemui di Batam.

Editor: WIL