Ilustrasi. Buah beri, salah satu makanan anti peradangan terbaik. (PublicDomainPictures/Pixabay)

Kondisi sakit berarti tubuh sedang mengalami peradangan. Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan anti peradangan berikut untuk mengusir penyakit yang menyerang.

Faktanya, asupan makanan akan berpengaruh terhadap proses penyembuhan. Beberapa makanan dipercaya dapat membantu melawan peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

Mengutip WebMD, peradangan sendiri merupakan proses di mana sel darah putih dan sistem kekebalan tubuh melawan infeksi yang disebabkan patogen seperti virus atau bakteri.

Peradangan bisa berlangsung singkat atau lama. Peradangan akut yang berlangsung singkat biasanya akan hilang dalam beberapa jam atau hari.

Sementara peradangan kronis atau yang berlangsung lama bisa terjadi selama hitungan bulan, bahkan tahun. Hal ini sebagaimana yang terjadi pada penyakit kanker, jantung, diabetes, dan Alzheimer.

Makanan Anti Peradangan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sejumlah makanan dapat membantu mengatasi peradangan, baik akut maupun kronis.

Mengutip Healthline, berikut daftar makanan anti peradangan yang bisa Anda konsumsi saat sakit.

1. Buah beri

Berbagai buah beri kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Buah kecil ini juga mengandung senyawa antioksidan dan anti-inflamasi (anti-peradangan).

2. Salmon

Ilustrasi. Salmon, salah satu makanan anti peradangan terbaik. (FoodiesFeed/Jakub Kapusnak)

Salmon dan jenis ikan berlemak lainnya merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 rantai panjang, yakni asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

EPA dan DHA membantu mengurangi peradangan. Studi menemukan, orang yang mengonsumsi salmon atau suplemen EPA dan DHA mengalami pengurangan jumlah penanda inflamasi C-reactive protein (CRP).

Selain salmon, Anda juga bisa mengonsumsi ikan sarden dan kembung.

3. Brokoli

Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi banyak sayur silangan seperti brokoli dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Hal ini terjadi berkat senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dimiliki brokoli.

4. Alpukat

Alpukat punya banyak nutrisi yang dibutuhkan, mulai dari potasium, serat, hingga lemak tak jenuh tunggal. Alpukat juga mengandung karotenoid dan tokoferol yang menurunkan risiko kanker.

Selain itu. senyawa pada alpukat juga diketahui dapat mengurangi peradangan pada sel-sel kulit yang baru terbentuk.

Ilustrasi. Teh Hijau, salah satu makanan anti peradangan terbaik. (iStockphoto/barol16)

5. Teh hijau

Penelitian menemukan, konsumsi teh hijau dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, Alzheimer, obesitas, dan kondisi lainnya yang disebabkan oleh peradangan. Teh hijau jadi salah satu makanan anti peradangan terbaik.

Teh hijau mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. EGCG menghambat peradangan dengan mengurangi produksi sitokin yang memicu inflamasi.

6. Paprika

Paprika dan jenis cabai lainnya sarat dengan vitamin C dan antioksidan yang memiliki efek anti-inflamasi.

Paprika mengandung quercetin, senyawa antioksidan yang mengurangi peradangan pada penyakit kronis seperti diabetes. Sementara cabai rawit mengandung asam sinapic dan asam ferulat, yang dapat mengurangi peradangan dan mencegah penuaan dini.

7. Jamur

Selain rendah kalori, jamur juga mengandung fenol dan senyawa antioksidan lain yang melindungi tubuh dari peradangan.

8. Anggur

Kandungan anthocyanin pada anggur disebut dapat membantu menekan peradangan. Sebagai makanan anti peradangan, anggur juga dapat menurunkan risiko penyakit seperti jantung, diabetes, Alzheimer, dan gangguan mata.

Anggur juga merupakan sumber resveratrol terbaik, senyawa antioksidan yang ditemukan dapat melindungi jantung dari peradangan.

9. Kunyit

Bukan rahasia lagi, kunyit merupakan salah satu rempah yang punya banyak khasiat untuk kesehatan. Senyawa anti-inflamasi bernama kurkumin yang ada di dalamnya ampuh dalam melawan peradangan.

Sebuah penelitian meminta orang dengan sindrom metabolik, seperti diabetes, untuk mengonsumsi 1 gram kurkumin dikombinasikan dengan piperin dari lada hitam setiap hari. Hasilnya, mereka ditemukan mengalami penurunan penanda inflamasi CRP yang signifikan.

10. Tomat

Selain kaya akan vitamin C, tomat juga mengandung likopen sebanyak senyawa antioksidan yang ampuh dalam melawan peradangan.

Likopen diketahui ampuh mengurangi peradangan pada beberapa jenis kanker.

Demikian beberapa pilihan makanan anti peradangan terbaik. Masukkan dalam pola makan harian agar tubuh terlindungi dari peradangan.

Editor: HER

Sumber: cnnindonesia