Hj. Dewi Kumalasari Ansar mengajak Bunda Literasi untuk menggalakkan minat baca di lingkungan masing-masing.

Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar menjadi narasumber (narsum) dalam Workshop Bunda Literasi Provinsi Kepri 2022 di Hotel CK, Tanjungpinang, Rabu (28/9/2022).

Selain Dewi Ansar, hadir juga sejumlah narasumber berkompeten, diantaranya Ketua GMPB Provinsi Kepri Hanafi Ekra dan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri Rahmat. Dr. Jepri tampil sebagai moderator dalam kegiatan ini.

Di hadapan seluruh peserta, Dewi Ansar menjelaskan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kegemaran membaca.

“Secara umum di Indonesia khususnya Kepri minat membaca masyarakat masih rendah. Makanya kita perlu galakkan kembali minat baca di lingkungan kita, yang dimulai dari lingkungan keluarga kita masing-masing,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri itu mengatakan bahwa keluarga adalah akses literasi pertama. Sebagai lingkup terkecil untuk menggalakkan kembali gemar membaca.

“Sebagai orang tua, bagaimana kita menggiatkan kembali literasi keluarga. Setelah itu, baru ke lingkungan sekitar, dan lingkup masyarakat luas,” imbuhnya.

Dewi Ansar berharap seluruh Bunda Literasi Kabupaten/Kota di Kepri yang telah dikukuhkan agar dapat melaksanakan program-program Bunda Literasi di tempatnya masing-masing. Bahkan jika perlu hingga level kecamatan maupun kelurahan dan desa.

Guna menyukseskan program Bunda Literasi ini, Dewi Ansar mengharapkan adanya sinergi dan kolaborasi dengan pihak-pihak yang berkompeten, misalnya TP-PKK, Dharma Wanita, organisasi wanita, tokoh adat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemangku kepentingan dan lembaga pendidikan seperti Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

“Saya percaya dengan adanya sinergi dan kolaborasi ini tantangan kedepannya akan lebih mudah untuk diatasi, sehingga membaca akan menjadi salah satu kegemaran utama masyarakat,” pungkasnya.

Editor: HER