Ilustrasi. Ada banyak penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita, mulai faktor genetik, hormon hingga penyakit. (iStockphoto/Doucefleur)

Wanita sering kali mengeluhkan soal kerontokan rambut, entah yang hanya beberapa helai saat menyisir maupun rontok berlebihan sampai bikin khawatir bakal botak.

Namun sebenarnya, apa penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita?

Melansir Healthline, ternyata ada banyak penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita. Mulai dari faktor genetik, hormon, kebiasaan sehari-hari, sampai pengaruh kondisi medis karena penyakit tertentu.

Berikut 9 penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita.

1. Faktor genetik

Penyebab rambut rontok parah pada wanita bisa terjadi karena faktor genetik. Dalam bahasa medis, hal ini dikenal sebagai androgenetic alopecia.

Hal ini terjadi karena wanita memiliki gen atau riwayat kebotakan dari keluarga. Biasanya, kerontokan karena hal ini mulai terjadi pada usia 12-40 tahun.

Artinya, faktor genetik bisa saja menjadi penyebab rambut rontok berlebihan pada remaja. Namun biasanya kerontokan pada wanita lebih tampak seperti penipisan.

Berbeda dengan pria, penyebab rambut rontok berlebihan pada pria akibat faktor genetik bisa sampai menimbulkan kebotakan.

2. Kurang vitamin B

Ilustrasi. Kurang asupan vitamin B dan zat besi menjadi penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita (Foto: iStockphoto/LumenSt)

Kekurangan vitamin B rupanya juga bisa menimbulkan rambut rontok berlebih pada wanita. Kekurangan vitamin B bisa terjadi jika Anda kurang mengonsumsi daging merah atau mengikuti diet vegan.

Alasan lain juga karena kekurangan zat besi, mineral yang dibutuhkan rambut untuk tumbuh. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan asupan vitamin B dan zat besi harian.

3. Gangguan makan

Penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita selanjutnya adalah karena mengalami gangguan makan. Salah satunya dikenal dengan anoreksia nervosa.

Anoreksia bisa membuat penderitanya mengalami kekurangan vitamin dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. Akibatnya, terjadi penipisan rambut sampai rontok berlebih.

4. Kebiasaan menata rambut

Ilustrasi. Kebiasaan menata rambut menjadi salah satu penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita (Foto: iStockphoto/Roman Budnyi)

Rambut rontok berlebihan pertanda apa? Bisa saja karena ada kebiasaan yang kurang baik yang dilakukan pada rambut. Misalnya, terlalu sering menggunakan alat pengering rambut yang panas dan alat pelurus rambut alias catokan.

Kebiasaan lain yang juga bisa merusak rambut sehingga rambut rontok berlebihan adalah sering menggunakan cat rambut, menyanggul, mengepang, atau mengikat terlalu kencang.

Berbagai kebiasaan ini bisa menimbulkan alopecia traumatis, yaitu memberi rasa trauma kepada rambut akibat tindakan penataan rambut. Hal ini membuat batang dan akar rambut menjadi rapuh.

5. Stres

Stres bisa menimbulkan telogen effluvium (TE), yaitu kerontokan berlebih karena produksi rambut terganggu. Akan tetapi, kondisi ini hanya bersifat sementara. Artinya, ketika sudah tidak stres lagi, folikel rambut bisa tumbuh kembali.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika rambut rontok berlebihan akibat stres? Segera atasi stres Anda dengan menenangkan hati dan pikiran. Jangan sampai stres membiarkan berkepanjangan hingga membuat rambut terus-menerus rontok.

6. Hamil, melahirkan, menyusui, dan menopause

Ilustrasi. Fase-fase tertentu seperti kehamilan juga menjadi salah satu penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita (Foto: Istockphoto/ Shironosov)

Penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita juga bisa terjadi karena siklus hamil, melahirkan, menyusui, dan menopause. Sebab, rangkaian siklus ini disebabkan oleh fluktuasi hormon estrogen dan progesteron yang turut memberi pengaruh pada pertumbuhan rambut.

Bahkan tak hanya pada rambut, efek dari masa-masa hamil, melahirkan, menyusui, sampai menopause juga memengaruhi siklus menstruasi, berat badan, kondisi kulit, sampai kekeringan pada vagina.

7. Konsumsi pil KB

Konsumsi pil KB demi mencegah kehamilan juga memberi dampak pada pertumbuhan rambut. Sebab, pil KB juga memengaruhi hormon estrogen dan progesteron pada wanita.

Penurunan kadar estrogen dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut untuk sementara waktu, termasuk menimbulkan kerontokan berlebih.

8. Tindakan medis

Ilustrasi. Penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita (Foto: Istockphoto/FatCamera)

Tindakan medis seperti kemotrapi juga bisa menimbulkan kerontokan berlebih pada rambut. Dampaknya ada yang beberapa saat saja ketika kemotrapi dilakukan, namun ada juga yang berefek lebih panjang.

9. Penyakit tertentu

Penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita berikutnya adalah mengidap penyakit tertentu. Misalnya, penyakit hodgkin, penyakit addison, penyakit celiac, sampai kurap.

Editor: HER

Sumber: cnnindonesia