Jam olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan (Foto: iStock)

Beberapa orang percaya bahwa jam olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan adalah di pagi hari. Lantas, apakah mereka yang terbiasa berolahraga di sore atau malam hari masih bisa mendapatkan manfaat yang sama? Berikut penjelasannya.

Seseorang memang perlu untuk menentukan waktu terbaik untuk berolahraga setiap harinya. Poin penting ketika seseorang menentukan waktu berolahraga adalah ia dapat berkonsentrasi penuh pada waktu tersebut dan tidak terganggu dengan hal lain.

Dikutip dari Time, memaksimalkan latihan harian dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh seseorang. Namun, seseorang juga perlu tahu waktu terbaik untuk berolahraga.

Jam Olahraga yang Baik Menurut Sains
Baik pagi, sore, maupun malam hari nyatanya olahraga dapat memberikan efek yang baik bagi tubuh. Inilah sederet manfaat olahraga terhadap penurunan berat badan berdasarkan waktu dilakukannya.

1. Pagi Hari
Berolahraga di pagi hari terutama dalam keadaan perut kosong adalah cara terbaik untuk membakar lemak yang tersimpan. Hal tersebut sangat ideal untuk mereka yang sedang menjalani program menurunkan berat badan.

Seorang profesor di departemen olahraga dan ilmu olahraga di University of North Carolina Chapel Hill, Anthony Hackney, mengatakan berolahraga di pagi hari dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

“Orang secara alami mengalami peningkatan kadar kortisol dan hormon pertumbuhan di pagi hari dan keduanya terlibat dalam metabolisme tubuh, sehingga hal itu akan menarik lebih banyak energi dari cadangan lemak Anda,” tutur Hackney.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang berolahraga di pagi hari mungkin memiliki nafsu makan yang kurang di sepanjang hari. Hal itu dapat membantu melindungi mereka dari penambahan berat badan.

Berkeringat di pagi juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan produktivitas seseorang sepanjang hari, karena olahraga sangat bagus untuk mengurangi stres. Namun, jika tidak mampu untuk melakukan rutinitas olahraga di pagi hari, jangan dipaksakan.

2. Sore Hari
Ketika seseorang tidak bisa melakukan olahraga di pagi hari, ia bisa mencoba melakukan rutinitas tersebut di sore hari. Olahraga pagi sangat ideal untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan, tetapi olahraga sore dapat meningkatkan performanya.

Seseorang yang berolahraga di sore hari memungkinkan ia telah makan 1-2 kali sehari, hal tersebut membuat dirinya lebih berenergi untuk membakar lemak.

“Setiap kali Anda makan, kadar gula darah Anda meningkat. Gula dalam bentuk glukosa darah adalah salah satu hal yang dibutuhkan untuk melakukan olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi,” kata Hackney.

Suatu penelitian tahun 2018 menemukan bahwa tubuh seseorang secara alami membakar sekitar 10 persen lebih banyak kalori di sore hari, dibandingkan dengan pagi dan larut malam. Hal itu berarti olahraga di sore hari masih sangat mungkin dilakukan ketika seseorang sedang menjalani program menurunkan berat badan.

3. Malam Hari
Bagi beberapa orang, berolahraga paling nyaman adalah selepas menyelesaikan seluruh pekerjaan pada hari tersebut. Tetapi ada kepercayaan umum bahwa olahraga malam membuat seseorang sulit untuk tertidur.

Sebuah penelitian tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Physiology menemukan bahwa olahraga malam hari tidak mengganggu tidur. Namun, justru seiring berjalannya waktu dapat mengurangi kadar hormon perangsang rasa lapar ghrelin, yang dapat membantu menurunkan atau mengelola berat badan.

Olahraga penghilang stres seperti yoga bahkan dapat membantu seseorang tidur lebih nyenyak jika dilakukan di malam hari. Namun perlu diingat ketika ia telah selesai olahraga di malam hari, sangat disarankan untuk segera mandi dan bersiap-siap untuk tidur.

Jam olahraga yang baik adalah waktu di mana seseorang bisa fokus berolahraga dan tidak terdistraksi oleh gangguan apapun. Kapanpun waktu berolahraganya, sangat mungkin untuk seseorang dapat menurunkan berat badan ketika dilakukan secara konsisten.

Editor: ARON
Sumber: detikfood