Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara menerima kunjungan kerja anggota Komisi IX DPR-RI.

Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR-RI yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Kependudukan di Graha Kepri Lt. V, Batam, Senin (8/8/2022).

Sekda Adi Prihantara berharap kunjungan Komisi IX DPR-RI kunjungan kerjanya ini akan memberikan manfaat bagi kemajuan bagi pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.

Kepada rombongan Komisi IX DPR-RI, Sekda Adi juga secara singkat menjelaskan geografis Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari 96 persen lautan dan hanya menyisakan 4 persen daratan.

“Tanjungpinang ditujuk sebagai pusat pengembangan pemerintahan, pendidikan, dan wisata budaya melayu. Lalu Bintan pengembangannya ditujukan sebagai daerah pusat pawisata internasional, Industri maintenance overhaul serta industri pengolahan makanan,“ jelasnya.

Sekda Adi menjelaskan, Kota Batam difokuskan sebagai pusat pengembangan hubungan domestik dan internasional, pariwisata, industri kedirgantraan, industri digital dan kreatif. Karimun dikembangkan sebagai pusat industri maritim dan perikanan.

“Untuk wilayah Natuna dan Anambas dikembangkan sebagai sentra perikanan dan pusat pariwisata sedangkan Lingga sebagai pusat pertanian, perkebunan, peternakan dan wisata,” ujarnya.

Ketua Tim Kunker Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene mengatakan tujuan kunjungan kerja kali ini untuk menyerap aspirasi daerah sesusi dengan tuntutan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pada masa reses ke V masa sidang tahun 2021/2022 ini, Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke 3 provinsi. Mereka Provinsi Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Papua,” ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan ini 22 anggota Tim Komisi IX DPR RI, Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemenaker RI Haiyani Rumondang, Direktor Bina Kelembagaan dan Keselamatan Kerja Kemenaker RI Hery Susanto.

Direktur Bina Mediator hubungan Industrial Adriani, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kementerian Kesehatan RI Slamet, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau M. Bisri dan Kadisnaker Provinsi Kepulauan Riau Mangara Simarmata.

Editor: ARON