Ketua BMKT Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar bersama masyarakat mengikuti tablig akbar peringatan 1 Muharam.

Ribuan masyarakat Kepri dan anggota BKMT antusias menghadiri tablig akbar dan mendengarkan tausiyah dari Ustad Dr. Ali Mochtar Ngabalin di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Minggu (31/7/2022).

Tablig akbar ini digelar usai pawai peringatan 1 Muharam 1444 H, menyambut tahun baru Islam. Ngabalin diundang langsung Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad untuk memberikan tausiyah.

Tausiyah kali ini mengambil tema ‘Tahun Baru 1444 H Momentum Penguatan Keimanan Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Bangkit Negeriku Berkah Negeriku’.

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Ketua BMKT Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar duduk bersama masyarakat mendengarkan lantunan ayat suci Alquran.

Ansar memberikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya BKMT Kota Tanjungpinang hingga jajaran terbawahnya sebagai pelaksana acara ini.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, di momentum ini, kembali kita fitrahkan diri, jalin tali silaturahmi yang lebih kuat lagi, dan kita bangun Kepri secara bersama-sama,” kata Ansar.

Eks legislator Senayan itu mengaku sengaja mengundang Ustad Ali Mochtar kesini, dengan harapan membuka pikiran kita tentang pentingnya pendidikan untuk generasi muda Kepri.

Seperti diketahui, Dr. Ali Mochtar Ngabalin adalah putra Papua yang saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia lulusan Al-Azhar dan pernah menjabat sebagai dosen di universitas terkemuka.

“Kita berharap Dr. Ali Mochtar Ngabalin mau memberikan fasilitas akses untuk pendidikan generasi muda di Kepri kuliah di universitas terkemuka,” ujar Bupati Bintan dua periode itu.

Ketua BKMT Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Ansar selaku ketua pelaksana menyebutkan bahwa momentum tahun baru hijriah mengandung makna semangat perjuangan tanpa putus asa dan rasa optimisme yang tinggi, yaitu semangat berhijrah ke arah yang lebih baik.

Dalam tausiyahnya pria yang akrab disapa Ngabalin itu menyebut peringatan 1 Muharam ini merupakan acara penyambutan tahun baru Islam yang terbaik baginya. Dirinya juga berjanji akan memfasilitasi akses putra putri daerah yang berkeinginan melanjutkan pendidikan agama di universitas terkemuka.

“Rasa sedih dan haru melihat masyarakat Kepri yang berbondong-bondong berantusias merayakan peringatan 1 Muharam ini, semoga masyarakat Kepri mendapatkan syafaat oleh Nabi Muhammad SAW kelak di Yaumul Akhir,” ungkapnya.

Kepri, kata Nagabalin, merupakan daerah yang santun masyarakatnya. Sudah barang tentu generasi muda disini harus diberikan perhatian untuk pendidikannya, guna menentukan masa depan Kepri nantinya.

Editor: HER