Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad.

Pemerintah Pusat melakukan langkah signifikan preventif guna mencegah berkembangnya varian baru Covid-19, varian Omicron Sub varian BA4 dan BA5 yang kini sedang naik di beberapa negara tetangga.

Satgas Penanganan Covid-19 Nasional sudah mengeluarkan SE Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 serta yang terbaru Surat Edaran Mendagri Nomor 440/3917/SJ Tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) Bagi Masyarakat.

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad sesuai arahan SE tersebut pun bergerak cepat memimpin rapat koordinasi Covid-19 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jum’at (15/07) malam, sepulang kunjungan kerjanya ke Anambas.

Menurut Gubernur, kewaspadaan harus ditingkatkan sebab per 15 Juli 2022 kasus terkonfirmasi positif di Kepri telah mencapai 36 orang. Maka langkah-langkah sesuai SE Mendagri dan Satgas Covid-19 Nasional harus segera diterapkan.

“Percepatan vaksinasi dosis 3 serta penerapan ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus segera diberlakukan. Ini untuk semua moda perjalanan baik laut maupun udara,” kata Ansar.

Gubernur Ansar pun menyatakan akan segera menandatangani Surat Edaran Gubernur yang ditujukan kepada seluruh bupati dan walikota untuk menindaklanjuti kedua SE dari pemerintah pusat tersebut.

“Malam ini akan langsung saya tandatangani SE Gubernur untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan tiap kabupaten kota. Berlaku per 17 Juli 2022 sesuai SE Satgas Covid-19 Nasional,” ucap Gubernur.

Capaian vaksinasi dosis 3 atau booster di Kepri yang baru mencapai 47,72 persen dengan sisa target 717.954 sasaran ya g relevan dengan urgensi SE dari Mendagri RI menjadi perhatian serius Gubernur Ansar.

“Untuk percepatan vaksinasi booster saya berharap kita kembali membuka beberapa sentra vaksinasi di daerah masing-masing. Untuk menarik perhatian masyarakat tentu dengan inovasi masing-masing. Umpamanya menyediakan door prize dengan undian dengan periode tertentu. Silakan berinovasi supaya percepatan booster lebih baik,” ajak Gubernur.

Gubernur Ansar pun berkomitmen bahwa vaksin untuk booster akan selalu tersedia. Ia akan selalu berkoordinasi dengan Kemenkes mengenai hal tersebut dan berharap semua kabupaten kota juga dapat berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi.

Editor: HER