Foto: Getty Images/iStockphoto/karandaev

Buah sering dicap buruk karena dianggap bisa menaikkan kadar gula darah, padahal buah mengandung gula alami dan sejumlah nutrisi penting. Ini dia daftar 6 buah terbaik untuk jaga gula darah tetap stabil.

Kadar gula darah perlu dijaga, terutama untuk pasien diabetes. Memilih makanan yang tepat adalah kuncinya. Hindari mengonsumsi makanan manis yang bisa memicu lonjakan gula darah.

Buah, meskipun manis, sebenarnya masih bisa dikonsumsi oleh mereka yang ingin menjaga kadar gula darah. Pasalnya manis buah berasal dari gula alami, bukanlah gula atau pemanis tambahan yang membahayakan.

Untuk plilihan terbaik, konsumsi buah yang mengandung sedikit gula alami, tinggi serat, dan kaya mineral seperti magnesium dan tembaga. Kombinasi ini bagus untuk bantu mengatur kadar gula darah.

Kemudian perhatikan juga porsinya. Hindari mengonsumsi buah terlalu banyak karena biar bagaimanapun, rasa manis tetap bisa membahayakan tubuh.

Sebagai panduan, kamu bisa makan 1 buah apel ukuran sedang, 1 buah pisang, 1 buah pir, 1/2 cup buah potong segar, atau 1/4 cup buah kering.

Mengutip Eat This, Not That! (11/7), berikut 6 buah terbaik untuk jaga gula darah:

1. Apel
Di balik manis renyahnya apel, ada banyak manfaat sehat dari buah ini, termasuk menjaga kadar gula darah. Apel mengandung senyawa quercetin dan asam klorogenat yang dapat membantu mengurangi kadar gula darah.

Satu apel ukuran sedang mengandung lebih dari 4 gram serat alami dan di bawah 20 gram gula alami. Supaya makin bernutrisi, coba kombinasikan apel dengan sumber protein dan lemak sehat seperti selai kacang. Hasilnya, kadar gula darah bakal lebih terkontrol dan seseorang juga bakal merasa lebih kenyang.

2. Pir
Buah terbaik untuk jaga gula darah selanjutnya adalah pir. Makan pir dengan kulitnya untuk dapat manfaat lebih. Satu buah pir ukuran sedang mengandung 6 gram serat yang setara 21% kebutuhan serat harian.

Hindari mengupas kulit pir karena ini akan mengurangi kandungan serat yang berfungsi mengontrol kadar gula darah. Dengan membuang kulit pir kamu juga berarti kehilangan mikronutrien yang bantu mengontrol glukosa seperti vitamin C.

3. Blueberry
Kerap dijadikan topping yogurt hingga kue saja, blueberry sebenarnya juga cocok jadi camilan sehat. Penelitian menunjukkan konsumsi buah mungil ini bantu meningkatkan sensitivitas insulin yang pada akhirnya membantu kontrol kadar gula darah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition mengungkap konsumsi blueberry meningkatkan parameter kesehatan seperti glukosa dan manajemen insulin di antara pria dengan diabetes tipe 2. Data terbaru juga menunjukkan, makan blueberry bagus untuk kadar insulin dan manajemen gula darah di antara individu yang tidak banyak bergerak.

4. Tomat
Buah terbaik untuk jaga gula darah ini murah dan mudah didapat di Indonesia. Adalah tomat yang sifatnya rendah gula. Dalam 1 cup tomat, hanya mengandung sekitar 4 gram gula.

Tomat juga mengandung likopen, karotenoid yang memiliki kemampuan untuk menurunkan glukosa tubuh dan meningkatkan kadar insulin. Meski begitu studi lanjutan masih tetap diperlukan untuk mengonfirmasi manfaat ini.

Sebagai sumber serat, tomat juga bagus untuk mengatur kadar gula darah. Secara alami potassium yang salah satunya terkandung dalam tomat, mungkin memiliki efek positif pada resistensi insulin.

5. Kelapa
Kelapa sering dikonsumsi pelaku hidup sehat setelah berolahraga. Siapa sangka kelapa juga bagus dikonsumsi untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kelapa tergolong buah tropis rendah gula dengan kandungan gula hanya 5 gram per 1 cup penyajian. Kelapa juga mengandung lemak sehat dan serat. Untuk pilihan terbaik, konsumsi daging buah kelapa segar, jangan yang sudah diberi gula atau bahkan dalam bentuk manisan.

6. Alpukat
Ini dia buah terbaik untuk jaga kadar gula darah, alpukat. Buah lembut dan creamy ini sangat rendah gula dan mengandung lemak sehat serta serat yang bagus untuk mempertahankan kadar gula darah tetap sehat.

Alpukat juga merupakan sumber alami untuk magnesium, mineral yang bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Hanya saja ketika mengonsumsinya, perhatikan bahwa alpukat tergolong buah tinggi kalori sehingga mungkin berefek ke kenaikan berat badan yang pada akhirnya jadi tantangan untuk mengatur kadar gula darah.

Sebagai patokan, hanya konsumsi 1/3 daging buah alpukat ukuran sedang setiap harinya. Ingat! Jangan ditambah gula apa lagi susu kental manis ya!

Editor: ARON
Sumber: detikfood