Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur.

Sebanyak Rp47 miliar anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD digelontorkan untuk membangun 135 ruang kelas baru (RKB) SMA dan SMK di Kepri pada tahun 2022 ini. Rinciannya, Kota Batam (112), Kota Tanjungpinang (10), Bintan (4), Karimun (2), Natuna (1) serta Lingga (6).

Pembanguan RKB sekolah menengah ini merupakan program prioritas daerah yang telah disepakati bersama dengan Komisi IV DPRD Kepri selaku mitra Dinas Pendidikan Kepri.

Ini untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kesenjangan sarana prasarana antar sekolah khususnya sekolah sekolah baru yang masih sangat minim sarana.

“Kita terus perjuangkan di setiap tahun anggaran agar Pemerintah Provinsi Kepri dan Kementerian Pendidikan secara cepat menuntaskan problem mendasar kependidikan yakni, kesenjangan sarana prasarana dan mutu pendidkan dan tahun ini sebanyak 135 RKB di Kepri akan dibangun,” kata Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur, Selasa (12/7/2022).

Saat ini, kata Sirajudin Nur, pihaknya sedang menunggu dinas pendidikan menyelesaikan updating data kebutuhan sarpras sekolah menengah dan kejuruan.

“Segera akan kita bahas di rapat anggaran APBD Kepri 2023 dan akan kita kordinasikan juga dengan pihak Kementerian Pendidikan agar dapat didukung secara maksimal oleh APBN,” ujarnya.

“Insya Allah jika kita terus kebut pembangunan sarpras sekolah sekolah negeri ini, kedepan semua sekolah menengah atas dan kejuruan mutu pendidikannya akan membaik, dan distribsubi siswa akan merata di setiap sekolah,” tambah Sirajudin Nur.

Editor: ARON