Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad membuka musyawarah perencanaan pembangunan Kabupaten Natuna di Gedung Sri Serindit, Ranai dengan memukul gong.

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Natuna di Gedung Sri Serindit, Ranai, Natuna, Senin (21/7/2022). Gubenur hadir pada Musrenbang ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Natuna.

Gubernur Ansar didampingi oleh Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Kadis Pendidikan Andi Agung, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Rika Azmi, Kadis Kominfo Hasan dan Karo Umum Abdullah. Sedangkan dari Kabupaten Natuna hadir Sekdakab Boy Wijanarko mewakili Bupati Natuna serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD.

Musrenbang di Kabupaten Paling Utara Kepri ini mengangkat tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Melalui Penguatan Infrastruktur dan Percepatan Peningkatan Ekonomi”. Total anggaran program/kegiatan provinsi di Kabupaten Natuna tahun anggaran 2022 yang dipaparkan adalah sebesar Rp60,2 miliar.

Gubernur Ansar dalam sambutannya menyampaikan Musrenbang merupakan mekanisme tahapan perencanaan pembangunan daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Ia juga menyatakan program yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2022 akan segera direalisasikan.

“Pembangunan strategis provinsi telah kita rencanakan dan telah disusun DED nya. Termasuk di Natuna antara lain beberapa ruas jalan termasuk pelabuhan, serta di bidang pendidikan terutama di sekolah-sekolah,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur yakin Kepri dengan segala kemampuannya akan maju. Bersama masyarakat memulihkan ekonomi dan menata kembali pertumbuhan ekonomi sampai kabupaten dan kota.

Sementara itu Sekdakab Natuna Boy Wijanarko yang membacakan sambutan Bupati Natuna mengatakan tema yang diangkat dalam Musrenbang ini sejalan dengan program prioritas yang diangkat oleh pemerintah provinsi.

“Besar harapan kami usulan perencanaan Kabupaten Natuna dapat menjadi prioritas seperti pembangunan Jalan Teluk Buton dan bidang pendidikan terutama di sekolah-sekolah,” kata Boy.

Boy pada kesempatan itu juga meminta program nelayan di Natuna dapat menjadi prioritas mengingat Natuna sebagai lumbung ikan di Kepri.

“Harapan Pemda Natuna, sebagai kabupaten maritim yang memiliki kekhususan wilayah di daerah perbatasan negara. Khususnya dalam bidang perikanan,” tutupnya.

Editor: HAIRIL