Tim Basarnas Tanjungpinang melakukan pencarian seorang nelayan yang dilaporkan menghilang.

Seorang nelayan asal Bintan, kini masuk dalam daftar pencarian Tim Basarnas Tanjungpinang, Kepulauan Riau setelah dilaporkan menghilang, Minggu (16/1/2022).

Sebelum dilaporkan, nelayan yang diketahui bernama Dursani (48) diketahui tengah beraktifitas mencari udang.

“Benar kita mendapat laporan orang hilang saat beraktifitas saat melaut. Sekarang masih dalam proses pencarian,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi, Senin (17/1/2022).

Pihaknya mengaku mendapat laporan langsung dari Kepala Desa Dendun, Bintan yang menjelaskan bahwa korban diketahui telah melaut sejak Sabtu (15/1/2022) lalu.

Namun, dari keterangan pihak keluarga dan Kepala Desa, korban tidak kunjung kembali hingga saat ini.

“Korban seharusnya kembali pada Minggu siang, sesuai dengan janjinya pada keluarga,” lanjutnya.

Sebelum dilaporkan menghilang, kapal boat fiber yang dimiliki korban diketahui sempat mengalami kerusakan mesin di antara perairan Pulau Telang dan Pulau Numbing.

Pada saat itu, salah satu nelayan yang menjadi saksi mata, mengaku sempat membantu korban, sebelum akhirnya korban kembali melanjutkan perjalanan untuk mencari udang.

“Kapal fiber korban mengalami kerusakan pada mesin dan berusaha memperbaikinya bersama nelayan yang kebetulan sedang melintas. Akhirnya korban berhasil memperbaiki mesin tersebut dan melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Diduga kerusakan mesin kembali dialami oleh korban, sesaat setelah melanjutkan perjalanan. Korban sendiri juga diduga terjatuh dari kapal yang dinaikinya, akibat gelombang laut dan cuaca buruk saat itu.

Dugaan ini, diyakini dikarenakan Tim SAR Tanjungpinang berhasil menemukan kapal fiber yang dimiliki oleh korban.

“Kita menduga korban terpleset saat berusaha memperbaiki mesinnya. Karena kita berhasil mendapatkan kapal fiber milik korban, di perairan Pulau Telang dan Numbing,” ungkapnya.

Editor: WIL