Kadar kolesterol normal pada setiap orang berbeda-beda. Berikut kadar kolesterol normal berdasarkan usia. (iStockphoto)

Kadar kolesterol normal pada setiap orang, termasuk berdasarkan usia, berbeda-beda. Berikut kadar kolesterol normal berdasarkan usia.

Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak yang menyerupai lilin. Pada dasarnya, tubuh membutuhkan kolesterol untuk bisa berfungsi dengan baik. Namun, kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Kolesterol jahat dikenal juga dengan low-density lipoproteins (LDL). Kadar LDL yang tinggi dapat menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak.

Untuk itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal.

Berikut kadar kolesterol normal berdasarkan usia, dirangkum dari berbagai sumber.

Sebagai catatan:
– LDL (low density lipoprotein) merupakan kolesterol jahat
– HDL (high density lipoprotein) merupakan kolesterol baik
– Kolesterol total merupakan gabungan LDL, HDL, dan trigliserida (bentuk lain dari lemak dalam darah)

1. Usia 19 tahun ke bawah
Kadar kolesterol normal
– Kolesterol total: kurang dari 170 mg/dL
– LDL: kurang dari 100 mg/dL
– HDL: lebih dari 45 mg/dL

Kadar kolesterol tinggi
– Kolesterol total: lebih besar atau sama dengan 200 mg/dl.
– LDL: lebih besar atau sama dengan 130 mg/dL

2. Pria berusia 20 tahun ke atas
Kadar kolesterol normal
– Kolesterol total: 125-200 mg/dL
– LDL: kurang dari 100 mg/dL
– HDL: lebih dari 40 mg/dL

Kadar kolesterol tinggi
– Kolesterol total: lebih besar atau sama dengan 239 mg/dL
– LDL: 160-189 mg/dL

3. Wanita berusia 20 tahun ke atas
Kadar kolesterol normal
– Kolesterol total: 125-200 mg/dL
– LDL: kurang dari 130 mg/dL
– HDL: lebih dari 50 mg/dL

Kadar kolesterol tinggi
– Kolesterol total: lebih besar atau sama dengan 239 mg/dL
– LDL: 160-189 mg/dL

Setelah mengetahui kadar kolesterol normal berdasarkan usia, The American Heart Association merekomendasikan pemeriksaan kadar kolesterol setiap 4-6 tahun sekali bagi orang dewasa sehat berusia di atas 20 tahun.

Lakukan pemeriksaan lebih sering jika Anda memiliki riwayat serangan jantung usia muda atau turunan dari keluarga.

Karena kolesterol tinggi tak memperlihatkan tanda apa pun pada tahap awal, penting bagi Anda untuk membuat pilihan gaya hidup yang baik. Konsumsi makanan sehat, pertahankan rutinitas olahraga, dan pantau kadar kolesterol secara berkala.

Editor: ARON
Sumber: cnnindonesia