Ilustrasi kronologi temuan dua kasus transmisi lokal varian Omicron di Surabaya. (iStockphoto)

Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali memperketat pengawasan di berbagai lokasi wisata di wilayah Batam, Kepulauan Riau.

Dalam hal ini, pihak Pemko Batam bahkan mengerahkan bantuan pengawasan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke lokasi pusat perbelanjaan, pantai, dan kawasan wisata lainnya.

“Hal ini diperlukan mengingat sebentar lagi pergantian tahun. Petugas Satpol mulai hari ini akan ada yang bersiaga di mall, membantu petugas keamanan dalam pengawasan terhadap pengunjung,” terang Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Selasa (28/12/2021).

Pengawasan ketat ini, juga akan kembali diberlakukan di area pusat keramaian lain seperti foodcourt, dan pasar.

Amsakar juga menegaskan, hal ini dilakukan sesuai dengan delapan langkah pencegahan sesuai arahan Menteri Dalam Negeri melalu video conference (vidcon), Senin (27/12/2021) kemarin.

Antisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat tahun baru juga perlu kembali ditegakkan, mengingat Batam sebagai salah satu pintu masuk PMI dan daerah tujuan dari berbagai daerah patut diwaspadai.

Seperti diketahui sudah 46 kasus Omicron yang sampai di Indonesia. Walau virus ini memang belum terdeteksi di Kepulauan Riau (Kepri) khususnya Kota Batam.

Amsakar mengaku dalam antisipasi kasus, ada beberapa yang menjadi fokus utama lain. Diantaranya percepat vaksinasi Covid-19, melaksanakan protokol kesehatan seperti pakai masker dan hindari kerumunan.

“Batam juga diminta kembali melakukan pengetatan di pintu masuk luar negeri ke dalam negeri,” tegasnya.

Keempat penegakkan aplikasi peduli lindungi di aktifkan kembali seperti di pusat perbelanjaan.

Kelima, penerapan PPKM di RT RW diaktifkan kembali dan harus lebih intens lagi.

Selanjutnya, yang menjadi fokus pemerintah adalah percepatan riset Omicron yang ranahnya di Kementerian. Namun pemerintah daerah wajib melaporkan perkembangan kasus, jika ada temuan Omicron di daerah.

Karena itu, mulai dari tingkat pusat, provinsi, dan kota/kabupaten sudah jelas tugas dalam menekan penyebaran virus Covid-19 Batam.

Arahan yang harus ditegakkan di tingkat bawah akan segera dilaksanakan.

“90 persen dari arahan Pak Mendagri tersebut sudah kita jalankan, tinggal memaksimalkan saja nanti. Satpol PP juga akan dikerahkan dibantu TNI dan Polri,” sebut Amsakar.

Tidak hanya itu, saat ini Pemko Batam juga kembali menginformasikan agar Camat dan Lurah dapat mengaktifkan kembali PPKM.

“Dinas Kesehatan dan Pendidikan akan menggesa juga vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun,” ujarnya.

Editor: WIL