Banyak yang mengatakan bahwa posisi tidur tengkurap tidak baik. (iStockphoto/Deagreez)

Setiap orang mungkin punya posisi tidur yang berbeda-beda. Beberapa suka tidur miring, memeluk bantal, telentang, serta tengkurap. Namun, kebanyakan akan mengatakan bahwa posisi tidur tengkurap tidak baik. Mengapa?

Berikut empat alasan posisi tidur tengkurap tidak baik dan tidak dianjurkan.

1. Sebabkan sakit leher

Spesialis tidur Michael Breus mengungkapkan, tidur tengkurap bisa dibilang sebagai posisi tidur terburuk. Pasalnya, posisi tidur tengkurap sering menyebabkan rasa sakit dan nyeri yang cukup parah, terutama di leher Anda.

Seringkali, ketika orang tidur tengkurap, leher mereka diangkat terlalu tinggi. Plus, leher Anda dipelintir ke satu sisi sepanjang malam.

“Akibatnya, banyak yang mengalami sakit leher di pagi hari setelah tidur tengkurap,” kata Breus, seperti dikutip LiveStrong.

2. Meregangkan punggung bawah

Nyeri punggung bawah adalah masalah umum lainnya dengan tidur tengkurap, menurut Cleveland Clinic. Tidur menghadap depan dapat memperpanjang leher dan tulang belakang, yang memberi tekanan ekstra pada sendi di tulang belakang dan punggung bawah.

“Dan ketika Anda tidur tengkurap, sulit untuk menjaga tulang belakang Anda sejajar dengan benar,” kata Breus.

Meskipun ini mungkin tidak menyebabkan rasa sakit atau tekanan setelah satu atau dua malam, tapi tidur tengkurap yang konsisten dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit dalam jangka panjang.

Dan menekan sendi sensitif di punggung Anda juga dapat menghambat mobilitas Anda, membuatnya lebih sulit untuk duduk dengan postur yang baik atau melakukan tugas sehari-hari.

3. Tidur tidak tenang

Menurut Breus, orang yang tidur tengkurap juga sering menjadi orang yang paling banyak bergerak sepanjang malam dan membuat tidur tidak tenang.

Tidur tengkurap atau telungkup menekan sendi di leher dan punggung Anda. Dan itu juga bisa menyebabkan lengan Anda mati rasa, mengingat biasanya mereka berada di bawah beban tubuh Anda.

Karena ketidaknyamanan yang dapat ditimbulkan oleh posisi ini, orang yang tidur tengkurap cenderung lebih sering bergeser atau tersentak di malam hari, menyebabkan gangguan tidur.

Dan kurang tidur berkualitas terkait dengan semua jenis efek kesehatan negatif, seperti kelebihan berat badan dan tekanan darah tinggi.

4. Perburuk asam lambung

Setiap posisi tidur datar, termasuk tidur tengkurap dapat memperburuk gejala asam lambung. Ketika Anda berdiri atau duduk tegak, gravitasi membantu mencegah asam di perut Anda naik kembali ke tenggorokan Anda, menurut GI Society.

Tetapi ketika Anda berbaring di tempat tidur, gravitasi tidak ada untuk membantu Anda, sehingga asam lebih mudah naik dan mengganggu tidur Anda.

Cara mengubah kebiasaan posisi tidur tengkurap

Breus mengatakan, melatih diri untuk tidur dalam posisi baru tidaklah mudah. Namun, bukan berarti itu tidak bisa sama sekali di atasi.

Berikut cara memperbaiki atau menyiasati posisi tidur tengkurap agar lebih nyaman untuk tubuh.

1. Buang Bantal

Breus merekomendasikan tidur dengan bantal yang sangat ringan di bawah kepala Anda atau tidak sama sekali. Ini membawa kepala Anda kembali sejajar dengan tulang belakang Anda, mengurangi beberapa tekanan pada leher dan punggung Anda.

2. Tinggikan Panggul Anda

Menurut University of Rochester Medical Center, menempatkan bantal kecil di bawah panggul Anda adalah tip lain yang dapat menambah kenyamanan.

Ini dapat membantu memperbaiki punggung bawah yang terlalu melengkung, membuat tulang belakang lumbar sejajar dengan punggung tengah dan atas.

Editor: ARON

Sumber: cnnindonesia