Ilustrasi. (iStockphoto)

Siapa yang ingin dekat-dekat dengan orang yang punya bau badan? Saat bercinta, Anda dan pasangan bisa total menanggalkan pakaian. Kedekatan kulit dengan kulit memungkinkan Anda berdua saling mengenali aroma masing-masing.

Berikut cara agar tetap wangi saat seks.

Tak jarang, aroma tubuh membuat aktivitas seks tak lagi ‘sedap’. Aroma tubuh ini meliputi mulut atau napas, ketiak, sampai area genital.

Ada baiknya Anda melakukan persiapan lebih agar agenda bercinta diliputi aroma wangi nan menggairahkan. Berikut cara agar tetap wangi saat seks.

1. Hindari alkohol

Diet rupanya mampu mempengaruhi aroma di area vagina. Sebagaimana dilansir Hello Giggles, ini terutama pada makanan yang mampu mempengaruhi kadar pH vagina.

Vagina yang sehat dan normal pH-nya cenderung asam. Beberapa jenis makanan dan minuman akan mengubah kadar pH seperti, makanan pedas, asparagus, brokoli, gula, daging merah, produk susu dan alkohol.

Jika ingin vagina tetap sehat dan aromanya normal, pilih diet tinggi buah, sayuran, biji-bijian, cukup cairan dan yogurt.

2. Perhatikan kebersihan kaki

Kelly Geoghan, ahli penyakit kaki di Mercy Medical Center, Baltimore, menyebut kaki berkeringat atau basah, tumpukan bakteri akan mengakibatkan bau.

Menurut laporan Everyday Health, kaki harus bebas dari lembap sehingga setelah mandi, pastikan kaki dikeringkan hingga ke bagian sela-sela jari.

Dia menyarankan untuk menggunakan deodorant atau antiperspirant jika ada masalah keringat berlebih. Kemudian sebaiknya menghindari pemakaian sepatu berat dan kaos kaki saat cuaca di luar panas.

3. Pemakaian antiperspirant atau deodoran

Saat mandi, satu area yang jelas-jelas perlu perhatian adalah ketiak. Anda perlu membersihkannya dari sisa deodoran sekaligus bakteri dan keringat.

Namun sebagian wanita masih menemukan masalah dengan keringat berlebih sehingga memicu bau.

Sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan antiperpirant yang berfungsi untuk mengontrol keringat. Biasanya antiperspirant digunakan malam saat tidur atau saat kelenjar keringat tidak banyak bekerja.

Keesokan harinya, bilas area ketiak dan keringkan. Di samping itu, kenakan pakaian longgar dan menyerap keringat dengan baik.

4. Sikat gigi dan benang gigi

Punya masalah dengan bau mulut? Anda jelas bakal pikir panjang saat ingin mencium pasangan. David M. Leader, dokter gigi, menyebut penyebab umum bau mulut adalah konsumsi makanan.

Makanan seperti rempah, bawang bombay dan bawang putih bisa memicu bau mulut secara instan setelah dikonsumsi.

Sebaiknya pertimbangkan makanan yang akan dikonsumsi jelang bercinta. Jangan lupa menggosok gigi dan bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss).

5. Keramas

Pastikan rambut dalam keadaan bersih dan wangi. Gosok sambil pijat area kulit kepala, lalu bilas dan ulangi keramas hingga rambut terasa bersih dan ringan. Beberapa orang mendiamkan sampo selama beberapa detik di kepala baru dibilas.

Untuk hasil lebih baik, gunakan kondisioner agar rambut lebih lembut dan mudah diatur. Si dia pun bakal betah membelai rambut Anda.

Perhatikan agar kondisioner hanya digunakan di batang hingga ujung rambut untuk menghindari residu menempel di kulit kepala dan memicu gatal serta ketombe.

6. Sabun vagina = opsional

Secara alami, vagina memiliki aroma tertentu. Untuk menjaga aromanya tetap normal, Anda perlu menjaga diet dan kebersihannya apalagi area ini cepat berkeringat.

Sebaiknya cuci area vagina dengan air hangat dan sabun lembut (tidak wajib) tanpa dibasuhkan pada jaringan tipis vulva bagian dalam atau lubang vagina. Jaga area ini tetap kering dengan mengenakan celana dalam berbahan katun dan tidak ketat.

Editor: ARON

Sumber: cnnindonesia