Ilustrasi Omicron. (Getty Images/iStockphoto/loops7)

Indonesia kecolongan varian Omicron. Dari tiga kasus COVID-19 Corona B.1.1.529 yang ditemukan, Kementerian Kesehatan menyebut ada 60 orang positif COVID-19 dari 250 kontak erat ketiga kasus Omicron. Meski begitu, 60 orang tersebut dipastikan tengah dikarantina di Wisma Atlet dalam kondisi sehat dan tak bergejala.

Sementara sebelumnya, pemerintah mengungkap lima kasus probable Omicron, yang belakangan dua di antaranya sudah terkonfirmasi COVID-19 varian Omicron yakni pelaku perjalanan dari Inggris dan Afrika Selatan. Sementara tiga pelaku perjalanan dari China dinyatakan negatif Omicron.

Laporan baru 11 kasus probable Omicron

Kemenkes terus menelusuri kontak erat kasus Omicron dan skrining di pintu masuk darat, laut, maupun udara. Rupanya, dari pintu masuk internasional di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dan Entikong ditemukan 9 kasus probable Omicron.

Sementara dua sisanya berasal dari kontak erat tiga kasus Omicron.

“Saat ini ada 11 probable Omicron dari yang kontak erat 3 kasus awal ada dua,” beber dr Nadia kepada detikcom Selasa (21/12/2021).

“Dan ada 9 kasus yang spesimen positif dari pelaku perjalanan di Aruk dan Entikong,” sambungnya.

Sebaran varian baru Corona di Indonesia.

Varian Omicron

  • DKI Jakarta: 3 kasus

Varian Delta

  • Sumatera Utara: 168 kasus
  • Sumatera Barat: 75 kasus
  • Sumatera Selatan: 59 kasus
  • Aceh: 54 kasus
  • Bengkulu: 28 kasus
  • Riau: 127 kasus
  • Lampung: 6 kasus
  • Jambi: 195 kasus
  • Kepulauan Riau: 52 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 64 kasus
  • Banten: 51 kasus
  • Jawa Barat: 999 kasus
  • DKI Jakarta: 1.690 kasus
  • DIY: 91 kasus
  • Jawa Timur: 129 kasus
  • Jawa Tengah: 361 kasus
  • Bali: 157 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 67 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 103 kasus
  • Kalimantan Tengah: 24 kasus
  • Kalimantan Timur: 579 kasus
  • Kalimantan Utara: 75 kasus
  • Kalimantan Barat: 249 kasus
  • Kalimantan Selatan: 157 kasus
  • Sulawesi Selatan: 58 kasus
  • Sulawesi Barat: 40 kasus
  • Sulawesi Utara: 216 kasus
  • Sulawesi Tengah: 65 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 20 kasus
  • Gorontalo: 30 kasus
  • Maluku: 43 kasus
  • Maluku Utara: 48 kasus
  • Papua: 53 kasus
  • Papua Barat: 24 kasus

Editor: ARON

Sumber: detiknews