Pojok Batam

Kabar Corona Dunia: Slovakia Lockdown; Kematian di Jerman Tembus 100 Ribu Jiwa

Ilustrasi virus corona /Getty Images/The Economic Times

Dunia masih dilanda pandemi corona. Berbagai negara bahkan tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19.

Slovakia misalnya, kasus di negara tersebut meroket hingga harus menerapkan lockdown. Lonjakan kasus juga terjadi di Jerman yang angka kematiannya kini menembus 100 ribu lebih.

Selain berita dari dua negara tersebut, masih ada berita lainnya terkait penanganan corona di sejumlah negara. Berikut rangkumannya:

Kasus COVID-19 Meroket, Slovakia Lockdown Selama Dua Pekan

Situasi pandemi COVID-19 di Slovakia tengah memburuk. Pemerintah pun memutuskan untuk mengikuti langkah Austria, yakni menetapkan lockdown hingga dua pekan ke depan.

“Situasi ini serius. Kita mengalami hal ini karena kebijakan [yang sudah ada] tidak diamati,” kata Perdana Menteri Slovakia Eduard Heger pada Rabu (24/11), dikutip dari Reuters.

Dengan lockdown ini, restoran dan toko-toko non-esensial akan ditutup. Pergerakan masyarakat akan dibatasi.

Mereka hanya boleh pergi berbelanja kebutuhan esensial, bekerja, bersekolah, ke rumah sakit/klinik, dan berjalan-jalan di ruang terbuka alam.

Ekuador Mulai Beri Booster Vaksin Corona ke Masyarakat Umum Januari 2022

Ekuador akan memberikan suntikan booster (vaksinasi dosis ketiga) kepada masyarakat umum mulai Januari 2022. Saat ini, pemerintah Ekuador mengakui adanya peningkatan kasus di wilayah Amazon karena kesulitan dalam melakukan vaksinasi.

Sekitar 68% penduduk Ekuador telah menerima dua dosis vaksin, dan pemerintah berharap untuk memvaksinasi 85% dari 17,8 juta penduduk negara itu.

“Kami akan mulai memberikan suntikan booster ke populasi umum mulai Januari, menyusul peluncuran yang sama dengan rencana vaksinasi kami,” kata Menteri Kesehatan Ximena Garzon dikutip dari Reuters, Kamis (25/11).

Ekuador saat ini sudah memberikan suntikan booster untuk pasien lansia, orang-orang dengan imunodefisiensi (gangguan sistem imun), dan tenaga kesehatan garis depan.

Selandia Baru Masih Larang WNA Masuk Negaranya hingga 2022

Selandia Baru akan membuka perbatasan negaranya pada April 2022 mendatang. Oleh karenanya, sebelum tanggal itu tiba, warga negara asing (WNA) belum diizinkan berkunjung.

Dikutip dari AFP, mulai pertengahan Januari 2022, WN Selandia Baru yang berada di Australia sudah bisa kembali memasuki negaranya. Sedangkan mereka yang berada di negara-negara lain bisa kembali ke Selandia Baru pada Februari.

“Kami mengetahui bahwa apa yang kita hadapi selama ini berat, namun, akhir dari perjalanan yang sangat dibatasi sudah terlihat,” ujar Menteri Tanggap COVID-19 Selandia Baru, Chris Hipkins, pada Rabu (24/11).

Aksi Protes Berujung Ricuh, Ibu Kota Kepulauan Solomon Lockdown

Kepulauan Solomon menetapkan lockdown selama 36 jam di Ibu Kota Honiara pada Rabu (24/11) malam. Keputusan diambil setelah aksi protes berubah menjadi kerusuhan.

Lockdown di Honiara ini akan berlangsung hingga Jumat (26/11) pukul 7 pagi waktu setempat.

Pengunjuk rasa di ibu kota awalnya hanya menuntut Perdana Menteri Manasseh Sogavare untuk mundur. Tetapi, aksi tersebut berakhir dengan penjarahan toko-toko hingga pembakaran berbagai bangunan.

“Lockdown ini akan membantu lembaga penegak hukum kita untuk menginvestigasi secara menyeluruh mengenai siapa otak di balik peristiwa hari ini, dan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,” tegas Perdana Menteri Manasseh Sogavare.

Total Kematian Akibat Virus Corona di Jerman Tembus 100 Ribu Jiwa

Pandemi COVID-19 makin menjadi-jadi di Jerman. Kini, jumlah korban jiwa virus corona di Jerman menembus angka 100 ribu lebih.

Informasi tersebut tersebut disampaikan oleh badan kesehatan publik, Institut Robert Koch pada Kamis (25/11/2021). Mereka mengatakan, dalam 24 jam muncul 351 kematian baru.

Penambahan 300 jiwa lebih kematian membuat jumlah korban jiwa virus corona di Jerman sejak pandemi COVID-19 terjadi, sebanyak 100.119.

Rekor buruk terkait kematian tercipta saat Jerman berhadapan dengan gelombang baru COVID-19. Hampir setiap harinya muncul puluhan ribu kasus baru, demikian dikutip dari Reuters.

Editor : ARON
Sumber : kumparan
Exit mobile version