Ilustrasi virus corona. F.Ist

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bengkalis di Duri mengalihkan layanan tatap muka sementara waktu mulai 22 hingga 29 November 2021 mendatang dengan cara daring atau online.

Setidaknya 37 orang dinyatakan positif COVID-19 dan kini menjalani isolasi mandiri selama sepekan ke depan.

Keputusan ini diambil usai terciptanya klaster positif COVID-19 berjumlah dari beberapa pegawai KPP Pratama Bengkalis.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Riau, Asprilantomiardiwidodo, mengatakan pengalihan layanan tatap muka dilakukan sesuai arahan Tim Satgas COVID-19 Riau.

“Pengalihan layanan tatap muka ini sifatnya hanya sementara waktu sambil menunggu perkembangan situasi dan kondisi penyebaran COVID-19 di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis,” ujar Asprilantomiardiwidodo, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, layanan online tersebut antara lain pendaftaran NPWP, pelaporan SPT Tahunan dan/atau Masa, surat Keterangan Fiskal, validasi SSP PPhTB dan Aktivasi serta Lupa Efin.

Tak hanya itu, permohonan pemindahbukuan, permohonan aktivasi/ deaktivasi WP non efektif, permintaan nomor seri faktur, permintaan ID billing, permohonan SKB, perubahan Data Wajib Pajak dan pemindahan Wajib Pajak.

“Wajib Pajak yang terdaftar di KPP Pratama Bengkalis tidak perlu khawatir dengan pelaksanaan kewajiban pelaporannya. Karena melalui layanan daring atau online tersebut masyarakat tetap dapat melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan seperti pelaporan SPT sehingga terhindar dari sanksi perpajakan,” jelasnya.

Dengan demikian, Asprilantomiardiwidodo meminta seluruh jajaran KPP tetap mendorong dan mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan aturan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemda Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Bengkalis, dr Ersan Saputra, mengatakan klaster ini berawal dari seorang pegawa pajak baru pulang dari Bandung, Jawa Barat.

“Setelah pulang ke Bengkalis, ada acara pertemuan keluarga (family gathering) di Pekanbaru. Awalnya, tiga orang mengalami gejala. Selanjutnya 4 orang. Lantas kita lakukan tes PCR keseluruhan hingga akhirnya 37 orang dinyatakan positif COVID-19,” ungkap Kadis Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra.

Editor : ARON
Sumber : kumparan