Foto: thinkstock

Bagi mahasiswa, lulus tepat waktu merupakan hal yang ingin diraih. Motivasinya banyak, mulai dari ingin segera mendapatkan pekerjaan atau ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sebenarnya, kualitas pembelajaran dan ukuran pengetahuan seorang sarjana tidak tergantung pada lama waktu saat kuliah saja. Kualitas seorang sarjana bisa diukur dengan seberapa paham ia dengan berbagai persoalan yang akan dihadapi di kemudian hari dan kemudian menemukan solusi dengan pikirannya.

Namun, pada faktanya lebih banyak mahasiswa yang menginginkan lulus lebih cepat kurang dari empat tahun atau pada semester 7. Tujuannya, agar mereka bisa memiliki waktu lebih banyak untuk belajar dan mendapatkan pengalaman di luar kampus.

Merangkum laman Institut Teknologi Batam (Iteba), berikut tips lulus kuliah di semester 7.

Pahami kewajiban mahasiswa sejak dini
Mahasiswa harus memahami kewajibannya sejak dini yakni belajar dan mengembangkan potensi akademik dengan seimbang.

Kenyataannya, seringkali mahasiswa melalaikan kewajibannya dan lebih memilih untuk berfokus dalam kegiatan di luar kuliah, seperti organisasi.

Ikut kegiatan atau organisasi saat berkuliah bukanlah hal yang salah. Namun, mahasiswa harus sanggup memegang kendali atas tanggung jawabnya. Dengan begitu, baik kuliah maupun kegiatan organisasi tetap bisa maksimal.

Agar kamu bisa lulus tepat waktu, mulailah mencari lingkungan yang mendukung pada semester satu hingga dua. Tujuannya tentu agar kamu bisa melakukan berbagai kegiatan dengan tetap bertanggung jawab atas akademik.

Perhatikan jumlah minimal SKS untuk lulus
Untuk lulus di semester 7 kamu perlu memperhatikan jumlah minimal sks kelulusan. Biasanya, selama 8 semester mahasiswa S1 akan mendapatkan 144-150 satuan kredit semester (SKS). Jumlah ini tentunya sudah dirancang sedemikian rupa agar kamu bisa lulus tepat 4 tahun.

Di beberapa kampus, kamu bisa menambah SKS pada semester berikutnya, jika pada semester sebelumnya kamu mendapatkan indeks prestasi (IP) 3.00 ke atas. Jadi, kamu bisa mengambil 24 SKS sehingga berpeluang lulus lebih cepat.

Ketika kamu sudah mengetahui jumlah sks minimal untuk lulus, kamu bisa pahami metode belajar yang tepat untuk menyelesaikan semua sks yang kamu ambil. Beri perhatian lebih pada sks yang menurut kamu bakal kesulitan.

Manajemen waktu yang baik
Bagi kamu yang harus mengimbangi antara kegiatan perkuliahan dengan organisasi atau bekerja, kamu perlu memaksa diri untuk belajar manajemen waktu.

Buat jadwal setiap hari untuk waktu belajar, berorganisasi, maupun bekerja. Pahami letak prioritas di setiap harinya agar kamu bisa fokus tujuanmu untuk lulus di semester 7.

Tentukan topik skripsi mulai semester 5
Skripsi seringkali menjadi hambatan para mahasiswa untuk lulus tepat waktu. Salah satunya adalah topik skripsi yang berulang kali ditolak oleh dosen penguji.

Di beberapa kampus, biasanya skripsi dimulai pada semester 7. Pada semester tersebut, mahasiswa dibekali penulisan proposal skripsi.

Namun, topik penelitian bisa kamu pikirkan dari jauh-jauh hari, bahkan bisa dimulai dari semester 5 atau setelah proses Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kunci agar kamu bisa lulus di semester 7 adalah pilih topik yang paling kamu sukai dan kuasai. Dengan begitu, kamu akan mudah mengatasinya.

Atur waktu dengan dosen pembimbing
Banyak yang mengira skripsi adalah tanggung jawab mahasiswa, padahal ada juga tanggung jawab dosen untuk membimbing mahasiswanya lulus.

Jika kamu sudah menentukan ingin lulus di semester 7 maka sejak awal bertemu dosen pembimbing kamu harus mengatakannya. Hal itu bertujuan agar ke depan proses bimbingan akan disesuaikan dengan target.

Mahasiswa juga perlu memberi jadwal sejujur mungkin kepada dosen pembimbing agar kegiatan di luar kuliah tidak mengganggu proses skripsi.

Editor : ARON
Sumber : detikedu