Ilustrasi. Vertigo yang bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Terdapat sejumlah hal yang bisa dilakukan saat vertigo menyerang. (Istockphoto/PeopleImages)

Waspada saat vertigo menyerang. Vertigo yang bisa terjadi pada siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Terdapat sejumlah hal yang bisa dilakukan saat vertigo menyerang. Langka ini dapat membantu meringankan gejala.
Vertigo merupakan kondisi saat tubuh merasa pusing tujuh keliling dan lingkungan di sekitar seperti berputar-putar.

Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan RS Cipto Mangunkusumo Kencana, Fikry Hamdan Yasin mengatakan vertigo berbeda dengan pusing biasa yang kerap terjadi karena demam, kelelahan atau kurang tidur. Menurut Fikry, vertigo biasanya muncul karena terdapat gerakan tiba-tiba.

“Intinya vertigo bisa muncul akibat ada gerakan tiba-tiba, makanya saat mengalami ini harus tetap tenang,” kata Fikry saat dihubungi, Rabu (27/10).

Apakah vertigo berbahaya?
Fikry menjelaskan dampak vertigo pada setiap orang berbeda-beda tergantung penyebab vertigo. Perlu pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab vertigo apakah berasal dari sistem keseimbangan di dalam telinga atau dari saraf pusat.

“Kalau dari telinga bagian dalam tidak ada penyakit yang serius, sebaliknya kalau berasal dari saraf pusat, bisa banyak penyebab, salah satunya tumor otak,” kata dia.

Hal yang harus dilakukan saat vertigo
Jika Anda mengalami vertigo yang dipicu karena ada perubahan posisi, sebaiknya segera duduk tegak dengan punggung menyandar ke tembok.

Anda juga harus membuka mata. Jangan menutup mata karena akan semakin membuat keadaan sekeliling seperti berputar.

“Atur napas dengan cara mengambil udara dari hidung dan mengeluarkannya dari mulut,” kata Fikry.

Fikry juga menyarankan agar kepala tidak digerakkan saat vertigo menyerang.

Jika serangan terus berlanjut, minum obat anti vertigo dan membuka mata dengan fokus pada satu titik.

Sementara itu, dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan, kepala, leher, Jenny Bashiruddin menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter dan mengonsumsi obat betahistin. Pasien kata dia harus melakukan tes keseimbangan untuk mengetahui penyebab pasti vertigo yang dialami.

“Hal pertama yang harus dilakukan pastinya tiduran. Hati-hati harus dijaga jangan sampai jatuh karena dapat menimbulkan fraktur tulang,” kata Jenny.

Editor : ARON
Sumber : cnnindonesia