Sejumlah pihak yang terkait dengan dugaan korupsi cukai rokok dan minuman beralkohol di Kabupaten Bintan mengembalikan uang Rp3 miliar kepada KPK . F.Ist

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, operasi senyap tersebut menyasar wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

“Benar KPK melakukan giat [OTT] di Riau, tim kami masih melakukan pemeriksaan,” ujar Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, kepada CNNIndonesia.com melalui keterangan tertulis, Selasa (19/10).

Sejumlah orang dikabarkan turut ditangkap. Ghufron enggan menyampaikan latar belakang pihak yang ditangkap tersebut berikut kasus dugaan korupsi yang sedang diusut.

Para pihak yang ditangkap itu masih menjalani pemeriksaan di Riau untuk kemudian nantinya bisa dibawa ke Jakarta.

Ghufron meminta masyarakat bersabar dan terus mengawal kerja-kerja yang dilakukan oleh KPK.

Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam guna menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan.

“Mohon bersabar pada saatnya nanti kami umumkan,” kata Ghufron.

OTT ini dilakukan KPK tak lama setelah giat di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Bupati Musi Banyuasin yang merupakan anak dari Alex Noerdin, Dodi Reza Alex Noerdin, ditangkap dan menjadi tersangka atas kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa infrastruktur.

Editor : ARON
Sumber : cnnindonesia